Wamen Pendidikan Prof. Atif Latipulhayat Ajak IPNU Berperan dalam Gerakan Partisipasi Semesta

Jakarta, SiRekan
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-72 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) berlangsung meriah dan penuh makna melalui kegiatan Ifthar Jami’ bersama pelajar se-DKI Jakarta yang digelar di Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jumat (6/3). Mengusung tema “Eratkan Ikatan, Rengkuh Masa Depan,” kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum gagasan bagi para pelajar untuk memperkuat peran mereka dalam dunia pendidikan.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Menteri Pendidikan Prof. Atif Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Ahmad Fanani, serta Direktur Pengelolaan Pemeriksaan 6.II BPK RI Suandi, S.E., Ak., M.Si., CA., CFRA, Ketua Umum PP IPNU 2012/2015, M Anam Harisah bersama ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Jakarta.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pendidikan Prof. Atif Latipulhayat menegaskan bahwa pembangunan pendidikan yang bermutu membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, partisipasi semesta menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Indonesia.

“Pendidikan yang bermutu tidak bisa hanya dibangun oleh pemerintah. Dibutuhkan partisipasi semua pihak, termasuk organisasi pelajar seperti IPNU. Kami mengajak IPNU untuk menjadi bagian dari gerakan partisipasi semesta dalam memajukan pendidikan nasional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Pendidikan saat ini fokus pada penguatan digitalisasi dan revitalisasi pendidikan, sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Ketua Umum IPNU Muh Agil Nurus Zaman dalam sambutannya mengajak para pelajar untuk terus memperkuat semangat kolaborasi dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.

“Pelajar hari ini bukan hanya penerima manfaat pendidikan, tetapi juga harus menjadi penggerak perubahan. Mari kita lanjutkan agenda kolaborasi untuk menyukseskan dunia pendidikan dan menyiapkan masa depan bangsa,” tegasnya.

Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan buka puasa bersama, kegiatan ini juga menghadirkan Simposium Pelajar yang membahas berbagai isu strategis terkait kepemimpinan, integritas, dan peran pelajar dalam kehidupan berbangsa.

Direktur Pengelolaan Pemeriksaan 6.II BPK RI, Suandi, dalam paparannya yang berjudul “Kepemimpinan Pelajar dan Partisipasi Publik dalam Membangun Peradaban Mulia”menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga nilai integritas dan partisipasi publik sejak dini.

Sementara itu, Ahmad Fanani, Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, menyampaikan materi “Pelajar Visioner: Menyiapkan SDM Unggul yang Berintegritas dan Tantangan Keamanan Nasional, Pelajar Taat Hukum, Indonesia Tangguh.” Ia mengingatkan bahwa pelajar merupakan aset strategis bangsa yang harus dipersiapkan dengan karakter kuat dan kesadaran hukum.

Simposium juga menghadirkan M. Anam Harisah yang membahas tema “Kepemimpinan Pelajar,” yang menyoroti pentingnya membangun karakter kepemimpinan sejak usia sekolah.

Melalui rangkaian kegiatan ini, IPNU berharap para pelajar semakin memperkuat solidaritas, memperluas wawasan, serta menumbuhkan semangat kepemimpinan dalam menghadapi tantangan masa depan. Peringatan Harlah IPNU ke-72 pun menjadi momentum untuk memperteguh peran pelajar sebagai agen perubahan yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan dan peradaban bangsa.

Kontributor: Salman Alfarisi
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *