Banjarnegara, SiRekan
MTs Ma’arif NU 01 Susukan kembali meneguhkan komitmennya dalam memperkuat kaderisasi pelajar melalui Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) bekerja sama dengan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Banjarnegara, Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang menjadi gerbang kaderisasi formal IPNU-IPPNU tersebut diikuti 111 peserta didik baru.
Pelaksanaan Makesta tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada pelaksanaan sebelumnya diikuti 95 peserta, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 111 peserta. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tumbuhnya antusiasme pelajar untuk mengenal, berproses, dan mengembangkan kapasitas diri melalui IPNU-IPPNU sebagai wadah kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama.
Mengusung semangat pembinaan generasi muda Nahdlatul Ulama, Makesta menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, tanggung jawab, dan keorganisasian sejak dini. Dalam kegiatan tersebut, jajaran PC IPNU-IPPNU Kabupaten Banjarnegara menyampaikan materi Keorganisasian serta Ke-IPNU-IPPNU-an sebagai bekal awal bagi peserta untuk memahami jati diri organisasi, nilai perjuangan, dan peran pelajar dalam melanjutkan estafet perjuangan Nahdlatul Ulama.
Pembina PK IPNU-IPPNU MTs Ma’arif NU 01 Susukan, Agus Priadi, S.Pd., menegaskan bahwa Makesta memiliki posisi strategis dalam proses pembinaan peserta didik. Menurutnya, sebagai madrasah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, kaderisasi merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari proses pendidikan.
“Madrasah memandang kegiatan Makesta ini sangat penting. Sebagai madrasah yang bernaung di bawah Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, di sinilah diharapkan lahir generasi penerus perjuangan Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu, Makesta menjadi titik awal dalam menyiapkan kader-kader pelajar yang memiliki pemahaman ke-NU-an, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian,” ujarnya.
Agus menambahkan, Makesta telah menjadi agenda rutin madrasah yang diselenggarakan beriringan dengan Masa Ta’aruf Peserta Didik Baru. Menurutnya, hal tersebut merupakan wujud keseriusan madrasah dalam membangun budaya kaderisasi sejak peserta didik pertama kali memasuki lingkungan madrasah.
“Setiap tahun Makesta kami laksanakan bersamaan dengan Masa Ta’aruf Peserta Didik Baru. Ini menjadi bentuk keseriusan madrasah dalam melakukan kaderisasi sejak dini. Kami berharap para peserta tidak berhenti pada Makesta, tetapi melanjutkan proses kaderisasi pada jenjang berikutnya agar semakin bertambah pengetahuan, pengalaman berorganisasi, serta kesiapan menjadi generasi penerus Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PC IPPNU Kabupaten Banjarnegara, Eka Septian, mengingatkan bahwa Makesta tidak boleh dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum membangun semangat baru dalam gerakan pelajar Nahdlatul Ulama.
“Kami berharap Makesta bukan sekadar kegiatan seremonial yang dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini harus menjadi gerbang awal kebangkitan pelajar Nahdlatul Ulama, khususnya di PK MTs Ma’arif NU 01 Susukan dan pelajar NU di Kecamatan Susukan. Mari melangkah dengan niat yang lurus dan semangat yang tulus. Maksimalkan masa muda ini dengan semangat belajar, berdiskusi, dan bergerak untuk memberikan manfaat bagi organisasi, madrasah, dan masyarakat,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti setiap rangkaian materi dengan antusias. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai organisasi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalani proses kaderisasi.
Melalui sinergi antara MTs Ma’arif NU 01 Susukan dan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Banjarnegara, Makesta diharapkan menjadi fondasi lahirnya kader-kader pelajar Nahdlatul Ulama yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kapasitas kepemimpinan untuk melanjutkan estafet perjuangan organisasi di masa mendatang.
Kontributor: Reza Cahya Pramudita
Editor: Achmad Subakti
