Diikuti 180 Pelajar, Makesta MTs Al Fatah Banjarnegara Tegaskan Kaderisasi Bukan Sekadar Seremoni

Banjarnegara, SiRekan
Sebanyak 180 pelajar mengikuti Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) yang diselenggarakan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) MTs Al Fatah Banjarnegara, Kamis (16/7/2026). Tingginya antusiasme peserta membuat pelaksanaan kaderisasi harus dibagi ke dalam dua ruang kelas.

Kegiatan tersebut menjadi gerbang awal kaderisasi bagi pelajar sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, membangun karakter kepemimpinan, serta memperkuat tanggung jawab sosial di kalangan peserta didik. Di tengah derasnya arus informasi digital, Makesta diharapkan mampu membekali pelajar dengan fondasi ideologi, keilmuan, dan akhlak yang kokoh.

Kepala MTs Al Fatah Banjarnegara, Hj. Kamalia Rahma, S.Pd.I., mengatakan Makesta merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter pelajar sekaligus penguatan ideologi ke-NU-an.

“Makesta merupakan gerbang utama kaderisasi IPNU dan IPPNU yang sangat krusial bagi peserta didik untuk memperkuat ideologi Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, melatih kepemimpinan, serta membentuk mental remaja yang tangguh dari pengaruh paham radikal. Madrasah berperan sebagai fasilitator dengan menyediakan dukungan fasilitas, pembinaan, dan menjadikan organisasi sebagai mitra strategis dalam membangun kultur sekolah yang positif,” tuturnya.

Ia berharap para peserta yang telah dibaiat mampu aktif mengembangkan organisasi di komisariat, menjadi teladan dalam akhlak maupun prestasi, serta hadir sebagai pelajar yang mampu memberikan solusi bagi lingkungan sekitarnya.

Ketua PC IPNU-IPPNU Kabupaten Banjarnegara, M. Syafiqurrahman Attaqi, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran pelajar terhadap pentingnya proses kaderisasi.

“Makesta di tingkat komisariat merupakan fondasi utama kaderisasi IPNU dan IPPNU. Kami mengapresiasi komitmen MTs Al Fatah Banjarnegara yang terus memberikan ruang bagi tumbuhnya kader-kader pelajar Nahdlatul Ulama. Sinergi antara madrasah, organisasi, dan peserta menjadi modal penting untuk melahirkan generasi yang berakhlak, berprestasi, serta kokoh dalam nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” ujarnya.

Pelaksanaan Makesta dengan jumlah peserta mencapai 180 orang menunjukkan bahwa kaderisasi tidak lagi dipandang sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi kebutuhan dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki identitas, arah perjuangan, dan tanggung jawab terhadap organisasi maupun masyarakat. Melalui prosesi pembaiatan, para peserta resmi mengawali perjalanan sebagai kader IPNU-IPPNU dengan komitmen mengamalkan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi MTs Al Fatah Banjarnegara, keberhasilan Makesta tidak hanya diukur dari banyaknya peserta yang mengikuti pembaiatan, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai kaderisasi mampu tercermin dalam sikap, perilaku, dan pengabdian para kader di masa mendatang. Melalui proses Makesta, madrasah berharap lahir generasi pelajar Nahdlatul Ulama yang berkarakter, berprestasi, mampu merawat tradisi, menjaga persatuan, serta memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Kontributor: Reza Cahya Pramudita
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *