Demak, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Demak masa khidmat 2026-2028 resmi dilantik di Pendopo Kabupaten Demak, Ahad (9/8/2026). Pelantikan sekaligus Rapat Kerja (Raker) tersebut berlangsung dengan agenda pengukuhan kepengurusan baru.
Muhammad Faza Thoriqul Chasan dilantik sebagai Ketua PC IPNU Demak, sedangkan Salma Nurul Firdaus sebagai Ketua PC IPPNU Demak. Prosesi pembaiatan dipandu oleh perwakilan Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jawa Tengah dan Ketua PW IPPNU Jawa Tengah, Dwi Sangita.
Pada periode tersebut, IPNU-IPPNU Demak mengusung tema “Restrukturisasi Pelajar NU Demak dalam Upaya Menggerakkan Organisasi yang Progresif, Transformatif, dan Berdampak.”
Ketua PC IPPNU Demak, Salma Nurul Firdaus, mengatakan arah gerak kepengurusan baru berfokus pada penataan tata kelola internal dan penguatan kaderisasi.
“Fokus kami mencakup tiga hal utama, yaitu penataan tata kelola organisasi, kaderisasi yang masif dan transformatif, serta hadirnya program kerja yang memberi dampak nyata bagi Kabupaten Demak,” ungkap Salma saat menyampaikan laporan panitia.
Ketua PW IPPNU Jawa Tengah, Dwi Sangita, meminta kepengurusan baru konsisten menjalankan amanat Back to School. Menurut dia, IPNU-IPPNU harus masif mewarnai sekolah-sekolah di bawah naungan LP Ma’arif NU, termasuk sekolah negeri dan swasta, sekaligus mewujudkan ruang organisasi yang aman bagi pelajar putri.
Pesan penguatan ideologi disampaikan Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Demak, KH Shidiq Sugiarto. Ia mengingatkan kader IPNU-IPPNU agar memegang teguh khidmah kaderisasi dan menjauhi pola gerakan pragmatis.

“IPNU-IPPNU adalah organisasi kaderisasi, bukan gerakan politik. Susunlah program yang riil dan berdampak untuk Demak. Sampaikan gagasan konkret tersebut saat berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” tegas KH Shidiq.
Sekretaris Daerah (Sekda) Demak, H Ahmad Sugiharto, yang hadir mewakili Bupati Demak, menyambut baik semangat kolaborasi para pelajar Nahdliyin. Namun, ia berpesan agar aktivitas organisasi tidak mengesampingkan kewajiban utama sebagai pelajar.
“Kunci sukses ada pada kolaborasi. Namun ingat, tugas utama rekan dan rekanita adalah belajar. Seimbangkan antara aktivitas organisasi dan kewajiban pendidikan,” pesan Sekda.
Pelantikan yang dihadiri jajaran Forkopimda, badan otonom (Banom) NU, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) se-Kabupaten Demak tersebut juga diisi pertunjukan seni tari dari PK IPNU-IPPNU MA Nurul Huda Gajah dan penampilan juara pertama lomba cover sholawat Pekan Pelajar 2025 dari PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Guntur.
Kontributor: Ahmad Faiz Yahya
Editor: Ikbar Zakariya
