Sumenep, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sumenep menggelar Orientasi Pengurus di Aula TP PPK Sumenep, Jumat (05/06/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh pengurus baru sebagai langkah awal menyamakan visi, memperkuat komitmen, serta membangun soliditas kepengurusan selama masa khidmat.
Orientasi tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Alumni IPNU Kabupaten Sumenep, Ketua Forum Alumni IPPNU Kabupaten Sumenep, serta sejumlah tokoh organisasi dan alumni yang selama ini mendukung perkembangan IPNU dan IPPNU di Kabupaten Sumenep.
Kegiatan menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep sekaligus Pembina PC IPNU Sumenep, KH Abd. Wasid, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya penguatan organisasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda kepengurusan.
Menurutnya, IPNU dan IPPNU sebagai organisasi pelajar Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berakhlakul karimah, serta memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat. Karena itu, seluruh jajaran pengurus harus memastikan organisasi berjalan aktif dan berkembang hingga tingkat paling bawah.
“Penguatan organisasi harus menjadi perhatian bersama. Seluruh tingkatan kepemimpinan, mulai dari Pimpinan Komisariat (PK), Pimpinan Ranting (PR), hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC), harus terus diperkuat agar roda organisasi dapat berjalan dengan baik dan mampu menjawab kebutuhan pelajar di setiap wilayah,” tegasnya.
Selain penguatan organisasi, ia juga menyoroti pentingnya pemerataan kaderisasi di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep. Menurutnya, kaderisasi merupakan jantung organisasi yang harus terus dijaga keberlangsungannya.
Tanpa kaderisasi yang merata dan berkelanjutan, organisasi akan mengalami kesulitan dalam melahirkan generasi penerus yang siap melanjutkan perjuangan. Oleh sebab itu, ia mendorong seluruh pengurus PC IPNU-IPPNU Sumenep untuk melakukan pendampingan dan penguatan terhadap PAC, PR, dan PK agar proses kaderisasi berjalan merata di seluruh kecamatan dan lembaga pendidikan.
“Jangan sampai kaderisasi hanya berpusat di beberapa wilayah tertentu. Semua pimpinan harus mendapatkan perhatian yang sama sehingga lahir kader-kader berkualitas dari seluruh penjuru Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program kerja yang baik, tetapi juga oleh tingkat kekompakan dan solidaritas pengurus. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar, namun harus mampu dikelola menjadi kekuatan untuk mencapai tujuan bersama.
“Kunci sukses organisasi adalah kekompakan dan solidaritas. Jika seluruh pengurus mampu menjaga kebersamaan, saling mendukung, saling menguatkan, dan bergerak dalam satu komando organisasi, maka berbagai tantangan yang dihadapi akan dapat diselesaikan dengan baik,” pesannya.
Sementara itu, jajaran PC IPNU-IPPNU Sumenep berharap orientasi tersebut dapat menjadi bekal awal bagi seluruh pengurus dalam memahami tugas dan tanggung jawab organisasi. Selain sebagai sarana penguatan kapasitas kepengurusan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, semangat kolektif, dan komitmen bersama dalam mengembangkan organisasi pelajar NU yang lebih maju, aktif, dan berdaya saing.
Melalui kegiatan tersebut, PC IPNU-IPPNU Sumenep berkomitmen untuk terus memperkuat struktur organisasi, memperluas jangkauan kaderisasi, serta menjaga kekompakan seluruh elemen organisasi demi mewujudkan IPNU dan IPPNU yang progresif, adaptif, dan bermanfaat bagi pelajar, masyarakat, agama, dan bangsa.
Kontributor: Zeinal Abidin
Editor: Achmad Subakti
