PAC IPNU-IPPNU Kendal Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Desain Grafis untuk Perkuat Literasi Digital

Kendal, SiRekan
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kendal menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Desain Grafis dalam rangka agenda Anjangsana Kedua, Ahad (11/1/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Jurnalistik dan Desain Grafis Meningkatkan Literasi Digital dan Branding Organisasi” ini dilaksanakan di SMK NU 01 Kendal.

Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri, yakni Yusuf Setia Budi dari NU Kendal Online (NUKO) dan Iqbal Alaik dari Jaringan Komunikasi dan Informasi (Jarkominfo) PW IPNU Jawa Tengah. Keduanya berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar dasar-dasar jurnalistik serta pengelolaan desain grafis untuk mendukung media organisasi.

Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU se-Kecamatan Kendal. Selain peserta internal, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan PR IPNU-IPPNU Wonosari, PAC IPNU Patebon, serta PC IPPNU Kabupaten Kendal.

Ketua Panitia kegiatan, Muhammad Helmi Kurniawan, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan mencetak kader pelajar yang memiliki kemampuan menulis dan desain grafis sebagai bekal menghadapi tantangan era digital.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyiapkan kader yang siap menjadi penulis dan desainer grafis, sekaligus menjawab tantangan digitalisasi serta menangkal penyebaran berita hoaks. Harapannya, setelah pelatihan ini peserta dapat berkontribusi aktif di wilayah masing-masing dan mengedukasi masyarakat secara bijak,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi peserta internal yang aktif dan kreatif, pelatihan ini juga menjadi pintu masuk untuk bergabung sebagai staf tim media PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Kendal.

Sementara itu, salah satu pemateri, Yusuf Setia Budi, menekankan pentingnya prinsip dasar jurnalistik yang berpijak pada fakta dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, penulisan berita kegiatan atau seremonial dapat menjadi langkah awal yang tepat bagi penulis pemula.

“Menjadi jurnalis harus bijak, berpegang pada fakta, serta tidak membawa isu SARA atau memicu perpecahan,” tegasnya.

Pelaksanaan pelatihan berlangsung dengan penuh antusiasme. Fasilitas yang memadai, seperti ruang berpendingin udara, komputer, dan televisi digital, turut menunjang proses penyampaian materi sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan optimal.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya SMK NU 01 Kendal, Toko Pupuk UD Lancar Kelurahan Kebondalem Kecamatan Kendal, HK Desain, serta PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Kendal.

Kontributor: Rahmat Jaka P
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *