IPNU-IPPNU Lampung Barat Dorong Santri Jadi Pembuat Tren Media Positif

Lampung Barat, SiRekan

Semangat dakwah digital kalangan santri terus digaungkan IPNU-IPPNU Lampung Barat dalam kegiatan Pra Harlah Media Pondok Lampung (MPL) Regional 2 yang digelar di Pondok Pesantren Misbahul Khoir Kebon Empat, Lampung Utara, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan pegiat media pesantren dari berbagai daerah, mulai Lampung Utara, Lampung Barat, Way Kanan hingga Pesisir Barat. Selain menjadi ajang silaturahmi, forum ini juga menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat peran media pesantren di tengah derasnya perkembangan dunia digital.

Hadir sebagai pemateri dari MPL Pusat, Kgs. Anang Ghozali, S.Pd. dan Ardiyanto, S.E., yang memberikan penguatan mengenai arah pengembangan media santri di era modern. Sementara dari MPL Regional 5 Lampung Timur turut hadir Ma’ruf Pratama dan Muh Iqbal Azmi Al Lathif, M.Pd.

Dari tuan rumah MPL Regional 2 Lampung Utara, Ari Hidayat, S.Kom dari Pondok Pesantren Al-Mubarok Sungkai Utara turut membagikan materi tentang desain grafis berbasis kecerdasan buatan seperti ChatGPT, sekaligus strategi menjaga keberlangsungan media pesantren meski kepengurusan terus berganti setiap tahun.

Salah satu pembahasan yang paling menarik perhatian peserta ialah soal fenomena konten viral di media sosial. Dalam forum tersebut, para peserta diajak untuk tidak sekadar menjadi pengikut tren, tetapi mampu menghadirkan identitas dan warna khas santri di ruang digital.

“Boleh ikut tren, tapi jangan sampai kehilangan identitas. Kalau bisa, justru kita yang menciptakan tren santri itu sendiri,” tegas salah satu pemateri dalam sesi diskusi.

Selain membahas kreativitas konten, persoalan keterbatasan alat yang sering menjadi kendala media pondok juga turut disinggung. Ardiyanto menegaskan bahwa kekuatan utama media pesantren bukan terletak pada fasilitas yang mewah, melainkan pada semangat dan konsistensi para penggeraknya.

“Media berpatok pada semangat, bukan hanya pada alat,” ujarnya.

Semangat itu juga terlihat dari rombongan IPNU-IPPNU Lampung Barat yang rela menempuh perjalanan jauh demi mengikuti kegiatan tersebut. Mereka hadir membawa harapan agar pesantren-pesantren berbasis Ahlussunnah wal Jamaah di Lampung Barat dapat berkembang bersama melalui jaringan Media Pondok Lampung.

Perwakilan IPNU Lampung Barat, Evan Nurhakim, S.Pd., mengatakan kehadiran mereka menjadi bagian dari ikhtiar membangun sinergi antarpondok pesantren agar dakwah digital santri semakin luas dan berdampak positif.

“Meskipun harus menempuh perjalanan jauh dari Lampung Barat, semangat kami tidak surut. Kami ingin membawa semangat yang sama ke daerah kami agar syiar pesantren bisa meluas tanpa batas,” ungkapnya.

Turut hadir dalam rombongan tersebut Arjun Firdaus, S.Pd., Andriansyah Nur dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum, serta perwakilan Pondok Pesantren Miftahul Anwar dan Roudhlul Sholihin.

Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa jarak bukan penghalang untuk terus bergerak dan berkhidmah melalui media pesantren.

Melalui momentum Pra Harlah ini, Media Pondok Lampung berharap lahir semakin banyak media santri yang kreatif, aktif, dan mampu menghadirkan konten positif di tengah derasnya arus informasi digital.

Kontributor: Evan Nurhakim

Editor: Ikbar Zakariya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *