Pengkaderan Tak Harus Serius, Makesta Outdoor IPPNU MTs Al-Iman Bulus Bantu Santri Baru Cepat Beradaptasi

Purworejo, SiRekan
Ratusan santri baru mengikuti Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) yang diselenggarakan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) MTs Al-Iman Bulus (Lil Banat), Ahad (5/7/2026). Mengusung konsep have fun, kaderisasi tingkat pertama tersebut dikemas secara outdoor melalui perpaduan materi dasar keorganisasian, senam pagi, permainan edukatif, Focus Group Discussion (FGD), hingga prosesi pembaiatan.

Konsep tersebut dipilih agar peserta yang seluruhnya merupakan lulusan SD/MI dapat mengenal IPPNU dengan suasana yang lebih menyenangkan tanpa mengurangi substansi pengkaderan.

Berbeda dengan pelaksanaan Makesta pada umumnya yang identik dengan penyampaian materi di dalam ruangan, PK IPPNU MTs Al-Iman Bulus menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif. Materi Ke-IPPNU-an, Kepemimpinan dan Keorganisasian, Aswaja Ke-NU-an, serta Studi Gender disampaikan secara komunikatif, kemudian diperkuat melalui berbagai ice breaking, permainan kelompok, dan diskusi agar peserta lebih mudah memahami nilai-nilai dasar organisasi.

Salah satu Ketua Panitia, Rekanita Nazilatu Muna, mengatakan metode tersebut sengaja diterapkan dengan menyesuaikan karakter peserta yang mayoritas merupakan santri baru.

“Metode seperti ini kami pilih agar santri baru tidak bosan dan lebih menikmati proses pengkaderan. Harapannya mereka semakin senang mengenal IPPNU sekaligus merasa betah belajar di Pondok Pesantren Al-Iman Bulus,” ujarnya.

Menurutnya, pengkaderan tidak harus berlangsung secara formal sepanjang waktu. Suasana yang menyenangkan justru mampu membangun kedekatan peserta dengan organisasi sekaligus memudahkan mereka memahami materi yang diberikan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh empat materi pokok sebagai bekal awal menjadi kader IPPNU, yakni Ke-IPPNU-an, Kepemimpinan dan Keorganisasian, Aswaja Ke-NU-an, serta Studi Gender. Setelah sesi materi dan permainan, seluruh peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) sebagai ruang berbagi pengalaman sekaligus pendalaman materi sebelum memasuki prosesi pembaiatan.

Prosesi pembaiatan dipimpin oleh Pengurus Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Purworejo yang diwakili Wakil Ketua Bidang Kaderisasi, Rekanita Tegar Nurul. Prosesi tersebut menjadi penanda resmi bergabungnya para peserta sebagai anggota IPPNU sekaligus gerbang awal memasuki jenjang kaderisasi organisasi.

Wakil Kepala Kesiswaan MTs Al-Iman Bulus, Achmad Fauha Fawaqi, mengajak seluruh peserta mengikuti proses Makesta dengan sungguh-sungguh karena akan menjadi bekal penting dalam kehidupan berorganisasi maupun kehidupan sehari-hari.

“Mengikuti pengkaderan Makesta ini penting. Pasti akan ada manfaatnya. Saya melihat para peserta juga mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan senang dan bahagia,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pemateri, Aisah Darmen, mengaku bangga melihat pelaksanaan Makesta tahun ini yang sepenuhnya melibatkan kader internal. Seluruh pemateri dan fasilitator merupakan demisioner IPPNU MTs Al-Iman Bulus yang telah melanjutkan proses kaderisasi hingga Latihan Kader Muda (Lakmud) saat menempuh pendidikan di MA Al-Iman Bulus.

Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa proses kaderisasi yang dibangun selama ini berjalan dengan baik. Para alumni tidak hanya pernah menjadi peserta, tetapi juga kembali mengabdi untuk mendampingi dan menyiapkan generasi kader berikutnya sehingga estafet kepemimpinan di lingkungan PK IPPNU MTs Al-Iman Bulus terus berlanjut.

Melalui konsep have fun yang memadukan pembelajaran, permainan, dan penguatan nilai-nilai organisasi, Makesta tahun ini diharapkan mampu memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi santri baru sekaligus menumbuhkan semangat berproses di IPPNU sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Al-Iman Bulus.

Kontributor: Najwa Amalia
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *