Bagaimana Jika Ternyata Umat Kristen yang Masuk Surga?

Sering kali, cara kita menjalani kehidupan beragama tak ubahnya seperti seorang suporter sepak bola yang membela klub kesayangannya secara membabi buta. Kita berteriak paling keras, menyerang pihak lain dengan penuh emosi, bukan karena benar-benar memahami filosofi, nilai, atau strategi yang diyakini, melainkan semata karena kita “lahir” di lingkungan yang sama dengan identitas tersebut. Agama pun…

Selengkapnya

Instruktur IPNU: Taktik Total Football

Kalau kamu pikir melatih tim sekelas Real Madrid itu susah, coba sekali-kali jadi Instruktur IPNU di acara Makesta (Masa Kesetiaan Anggota). Bedanya tipis: pelatih sepak bola pusing mikirin formasi 4-3-3, sementara Instruktur IPNU pusing mikirin bagaimana caranya puluhan pelajar yang baru bangun tidur bisa paham materi Ke-Aswaja-an tanpa ada yang matanya lowbat alias ngantuk berat….

Selengkapnya

Lahirnya Generasi NU Kontemporer Kota Kediri

Pelantikan Pimpinan Cabang IPNU–IPPNU Kota Kediri masa khidmat 2025–2027 pada Minggu, 2 November 2025, bukan sekadar seremonial pergantian estafet. Ia adalah manifestasi nyata dari semangat “Empowering, Initiative, Designing the Future” yang diusung. Acara ini membuktikan bahwa kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama mampu bersanding antara kedalaman tradisi dan keberanian menyongsong modernitas. Kombinasi antara gending Jawa, kirab budaya,…

Selengkapnya

IPNU, Stagnasi Ide, dan Kopi Dini Hari

Untuk para mubalig muda IPNU, kita harus jujur sekali lagi. Kenapa hasil Rapat Kerja (Raker) tahunan kita selalu sama template-nya? Mengapa program kerja kita selalu berkutat antara Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) dan Latihan Kader Muda (Lakmud), padahal dunia sudah pakai AI dan Metaverse? Jawabannya sederhana: otak kita mandek karena berpikir terlalu formal. Stagnasi ide itu…

Selengkapnya

Dari Resolusi Jihad Hingga Resolusi Peradaban: Santri NU dan Masa Depan Indonesia

22 Oktober Tanggal ini bukan sekadar deretan angka di kalender, melainkan sebuah penanda sejarah emas bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi kami, para santri. Hari Santri Nasional (HSN) adalah momentum pengakuan negara atas peran tak terhingga ulama dan santri dalam menjaga eksistensi dan kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi kami, santri Nahdlatul Ulama (NU), tanggal ini langsung merujuk…

Selengkapnya

Ketika Layar Televisi Menyakiti Hati Santri: Kado Pahit Trans7 Jelang Hari Santri

Menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN), publik dikejutkan oleh tayangan salah satu program di Trans7 yang dinilai telah melakukan penghinaan serius dan sistematis terhadap kehormatan ulama sepuh, khususnya Romo KH. Anwar Manshur, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, sekaligus Rais Syuriah PWNU Jawa Timur. Tayangan yang kemudian beredar luas di media sosial itu menuai kecaman keras…

Selengkapnya

Maulid Nabi: Spirit Keteladanan di Tengah Krisis Kebangsaan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. tidak sepatutnya dipahami hanya sebagai ritual seremonial tahunan. Lebih dari itu, ia merupakan momentum historis-spiritual untuk merefleksikan keteladanan Rasulullah, sekaligus menimbangnya dengan kondisi objektif bangsa Indonesia hari ini. Realitas kebangsaan kita tengah berada dalam ujian berat. Gelombang demonstrasi yang mewarnai bulan Agustus lalu hampir terjadi di seluruh penjuru negeri. Rakyat…

Selengkapnya

Sejahterakan Guru, Jangan Rendahkan dengan Ucapan!

Pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menyebut guru sebaiknya melepas mandat jika hanya mengejar uang, lalu disarankan beralih profesi menjadi pedagang, jelas menuai kritik dari para pendidik. Ucapan tersebut terkesan meremehkan jerih payah para guru yang selama ini berjuang di tengah keterbatasan. Guru adalah pilar bangsa, pengabdiannya tak ternilai. Namun, tidak adil apabila negara hanya…

Selengkapnya

Krisis Kepercayaan dan Bayang-Bayang Darurat Militer

Malam ini terasa panjang bagi banyak rakyat Indonesia. Seorang rekan berucap, “ini sudah titiknya.” Gelombang aksi yang merebak di berbagai daerah seolah menandai puncak keresahan rakyat. Suasana mencekam di jalanan, seruan-seruan yang memanas, serta jatuhnya korban jiwa menegaskan bahwa kita tengah berada di ambang krisis kepercayaan. Dalam catatan sejarah, pra-Revolusi Prancis ditandai oleh monarki absolut…

Selengkapnya

Agustus Kali Ini Berubah Duka

Bulan Agustus yang biasanya penuh semarak kemerdekaan, kali ini berubah duka mendalam bagi bangsa. Sebuah insiden tragis terjadi dalam aksi demonstrasi para pekerja ojek online (ojol) di Ibukota. Seorang anggota kepolisian dari satuan Brimob diduga melindas salah satu peserta aksi dengan kendaraan taktis saat massa sedang menyuarakan tuntutan mereka. Suasana yang awalnya diwarnai teriakan tuntutan…

Selengkapnya