Tulungagung, SiRekan
Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di lingkungan Universitas Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menggelar kegiatan Ramadhan Ice Corner pada 25–28 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di area sebelah barat kampus sebagai bagian dari program kewirausahaan kader selama bulan Ramadhan.
Program tersebut diinisiasi oleh Lembaga Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan (LEKAS) PK IPNU-IPPNU UIN SATU Tulungagung dengan melibatkan kader sebagai pelaksana utama. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemandirian organisasi sekaligus melatih kerja sama dan kekompakan antaranggota.
Departemen LEKAS menilai momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan kader melalui praktik langsung di lapangan. Selain sebagai upaya menambah kas organisasi, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran kolektif untuk menanamkan nilai tanggung jawab, profesionalitas, dan solidaritas.
Selama empat hari pelaksanaan, para kader bersama-sama mempersiapkan hingga memasarkan dua menu utama, yakni es ubi ungu creamy dan bubur candil ubi ungu. Seluruh proses mulai dari produksi, pengemasan, hingga pelayanan kepada pembeli dilakukan secara gotong royong oleh para kader.
Antusiasme mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus terlihat cukup tinggi. Stand Ramadhan Ice Corner ramai dikunjungi pembeli yang tertarik dengan menu yang disajikan.
Direktur LEKAS PK IPNU-IPPNU UIN SATU Tulungagung, Rekanita Humila, berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kebersamaan antaranggota sekaligus menumbuhkan semangat kreativitas dan kemandirian organisasi.
“Harapannya, Ramadhan Ice Corner mampu mempererat ukhuwah antaranggota serta menumbuhkan kreativitas dan semangat kemandirian organisasi. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas relasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kampus terhadap organisasi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PK IPNU-IPPNU UIN SATU Tulungagung ingin menunjukkan bahwa proses kaderisasi tidak hanya berlangsung dalam forum formal, tetapi juga melalui aktivitas produktif yang memberikan manfaat nyata bagi organisasi maupun lingkungan sekitar.
Kontributor: Nurun Naila
Editor: Achmad Subakti
