Jambi, Sirekan
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) melantik kepengurusan Pimpinan Wilayah (PW) IPNU–IPPNU Provinsi Jambi masa khidmat 2025–2028 di Aula Pola Kantor Gubernur Jambi, Kamis (19/12/2025). Pelantikan ini menjadi tonggak penting konsolidasi organisasi pelajar NU di daerah sekaligus penguatan agenda kaderisasi dan digitalisasi untuk menghadapi tantangan zaman.
Prosesi pelantikan dipimpin oleh perwakilan Pimpinan Pusat, Muhammad Agil Nuruz Zaman dan Whasfi Velasufah, serta dihadiri jajaran PWNU Provinsi Jambi, unsur Pemerintah Provinsi Jambi, dan kader IPNU–IPPNU dari 11 kabupaten dan kota. Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan posisi strategis IPNU–IPPNU dalam membina pelajar serta menyiapkan regenerasi kader Nahdlatul Ulama di tingkat daerah.
Kepemimpinan baru di Jambi juga menyelaraskan gerak organisasi daerah dengan agenda nasional IPNU–IPPNU. Perubahan pola interaksi pelajar, dominasi ruang digital, dan kompetisi narasi keagamaan di media sosial mendorong organisasi pelajar NU untuk menyesuaikan strategi kaderisasi dan dakwah agar tetap relevan dan efektif.
Ketua PW IPNU Provinsi Jambi, Armansah, menegaskan bahwa penguatan tata kelola berbasis digital menjadi prioritas utama kepengurusan periode ini. Digitalisasi dianggap sebagai medium untuk memperluas jangkauan kaderisasi, dakwah, dan pelayanan organisasi, tanpa melepaskan identitas keislaman moderat dan tradisi ke-NU-an.
Senada, Ketua PW IPPNU Provinsi Jambi, Annisa Maharani, menyoroti tantangan pelajar putri di era digital, termasuk literasi, keamanan siber, dan pengembangan kapasitas diri. Organisasi dituntut mampu menyediakan ruang aman dan suportif bagi anggotanya, selaras dengan arah kebijakan nasional IPPNU.
Pimpinan Pusat menekankan bahwa pelantikan harus diikuti dengan kerja nyata hingga tingkat akar rumput. Penguatan kaderisasi hingga cabang dan komisariat, terutama di sekolah dan pondok pesantren, menjadi kunci menjaga kedekatan IPNU–IPPNU dengan basis pelajar.
Dalam periode 2025–2028, PW IPNU–IPPNU Jambi menetapkan agenda prioritas berupa digitalisasi database keanggotaan, penguatan literasi digital dan multimedia, serta peningkatan sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan. Program-program ini diharapkan memperkuat peran pelajar sebagai agen moderasi beragama dan ketahanan sosial.
Rangkaian pelantikan ditutup dengan rapat kerja wilayah, menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak berhenti pada seremoni, tetapi bertujuan menerjemahkan arah gerakan nasional ke dalam kerja konkret di tingkat lokal, sambil menjaga nilai kepelajaran, keislaman, dan keindonesiaan sebagai fondasi IPNU–IPPNU.
Kontributor: Rafi Zuhri
Editor: Ikbar Zakariya
