PC IPNU Kabupaten Banjar Gelar Latihan Instruktur 1, Cetak Instruktur Progresif dan Kader Transformatif

Banjar, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Banjar menyelenggarakan Latihan Instruktur 1 pada Kamis (12/02/2026) di Gedung PCNU Kabupaten Banjar. Kegiatan ini diikuti kader terpilih dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU se-Kabupaten Banjar sebagai upaya penguatan sistem kaderisasi di tengah dinamika zaman yang terus berkembang.

Mengusung tema “Instruktur Progresif, Kader Transformatif untuk Organisasi Adaptif”, kegiatan ini menegaskan pentingnya peran instruktur sebagai motor perubahan dan penggerak kaderisasi yang responsif terhadap tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai dasar organisasi.

Ketua Pelaksana, Maulana Ahmad Al Kautsar, menegaskan bahwa tema tersebut merupakan arah strategis kaderisasi IPNU ke depan.

“Latihan Instruktur 1 ini kami desain sebagai ruang pembentukan instruktur yang progresif, mampu mentransformasikan nilai dan gagasan kaderisasi agar IPNU tetap relevan dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa instruktur IPNU harus memiliki kemampuan berpikir maju, membentuk kader yang transformatif, serta mendorong organisasi tetap adaptif tanpa kehilangan jati diri.

Sementara itu, Ketua PC IPNU Kabupaten Banjar, Muhammad Arsyad Al-Asy’arie, S.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan personal seorang instruktur sebelum mendidik kader.

“Untuk menjadi seorang pendidik, maka harus terdidik terlebih dahulu,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Latihan Instruktur 1 merupakan warisan kaderisasi yang harus terus dijaga dan dilanjutkan sebagai estafet perjuangan pada periode-periode berikutnya.

Dukungan dan apresiasi turut disampaikan oleh Ketua PW IPNU Kalimantan Selatan, Ahmad Syarief Hidayat, S.H., yang hadir memberikan arahan.

“Kami mengapresiasi konsistensi PC IPNU Kabupaten Banjar yang selalu terdepan dalam menyelenggarakan kaderisasi, bahkan setelah PW melaksanakan kaderisasi di tingkat wilayah,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama lima hari, diawali dengan karantina tahap dua pada 11 Februari 2026 dan dilanjutkan pelaksanaan inti pada 12–15 Februari 2026. Peserta mendapatkan materi wajib kaderisasi, pendalaman metodologi pelatihan, hingga praktik langsung sebagai calon instruktur. Seluruh proses dirancang secara intensif dan sistematis guna mencetak instruktur yang profesional, berintegritas, serta siap mengawal kaderisasi di berbagai tingkatan.

Melalui Latihan Instruktur 1 ini, PC IPNU Kabupaten Banjar berharap lahir instruktur-instruktur unggul yang mampu menjaga kesinambungan kaderisasi, memperkuat organisasi, serta menjawab tantangan zaman dengan tetap berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Kontributor: Rahmadi
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *