PAC IPNU-IPPNU Saronggi Gelar Kompetisi Patriot Muda se-Kabupaten Sumenep

Sumenep, SiRekan

Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan PAC IPNU-IPPNU Saronggi melalui Kompetisi Patriot Muda se-Kabupaten Sumenep.

Salah satu rangkaian kegiatan tersebut adalah lomba baca puisi tingkat SMA/SMK sederajat yang digelar secara luring, Kamis (20/8/2026).

Mengusung tema “Pemuda Berdaya, Khidmat Nyata, Indonesia Jaya”, kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar, santri, dan kader IPNU-IPPNU untuk mengembangkan potensi sekaligus menumbuhkan keberanian tampil di depan publik.

Sejumlah peserta tampil membawakan puisi dengan karakter dan interpretasi masing-masing. Mereka tidak hanya dituntut mampu membaca teks, tetapi juga menyampaikan isi puisi melalui penghayatan, artikulasi, gestur, dan ekspresi.

Karya yang dibawakan peserta juga tidak lepas dari nilai perjuangan dan kecintaan terhadap tanah air. Beberapa pilihan puisi dalam kompetisi tersebut antara lain Akulah Darahmu karya D. Zawawi Imron, Peringatan karya Widji Tukul, dan Karawang-Bekasi karya Chairil Anwar.

Ketua Panitia Kompetisi Patriot Muda, Moh. Alif Febriansyah, mengatakan tema yang diangkat menjadi pesan bagi generasi muda agar peringatan kemerdekaan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial.

“Pemuda berdaya adalah pemuda yang mampu mengembangkan potensinya. Khidmat nyata berarti keberadaan pemuda harus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Dari sanalah kita berharap lahir generasi yang mampu membawa Indonesia semakin berjaya,” ujarnya.

Dalam perlombaan tersebut, peserta dinilai berdasarkan beberapa aspek, meliputi penghayatan, performa dan artikulasi, penampilan dan gestur, adab, serta kerapian busana.

Panitia dijadwalkan mengumumkan pemenang pada 22 Agustus 2026. Para juara akan mendapatkan piagam, trofi, dan uang pembinaan. Sementara seluruh peserta memperoleh e-sertifikat partisipasi.

Melalui kegiatan tersebut, PAC IPNU-IPPNU Saronggi berharap Kompetisi Patriot Muda tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memberi ruang bagi generasi muda untuk berani berkarya dan mengambil peran di tengah masyarakat.

Kontributor: Maulana Magu Fidal Lahu
Editor: Ikbar Zakariya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *