Purbalingga, SiRekan
Komitmen memperkuat tata kelola organisasi terus diteguhkan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Purbolinggo. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sekolah Administrasi yang digelar pada Minggu (11/1/2026) di Gedung MWC NU Purbolinggo.
Kegiatan ini diikuti oleh para sekretaris pimpinan komisariat se-Kecamatan Purbolinggo. Mereka dipersiapkan sebagai penggerak utama tertib administrasi organisasi, mengingat peran sekretaris tidak hanya berkaitan dengan pencatatan dan surat-menyurat, tetapi juga menjadi penyangga keberlangsungan sistem organisasi secara keseluruhan.
Sekolah Administrasi ini menjadi bagian dari ikhtiar penataan organisasi agar berjalan lebih rapi, terukur, dan akuntabel sesuai dengan standar peraturan IPNU-IPPNU. Administrasi yang tertib dipandang sebagai fondasi penting bagi efektivitas gerakan pelajar NU di tingkat basis.
Sejumlah unsur kelembagaan Nahdlatul Ulama turut hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua PC IPNU-IPPNU Kabupaten Lampung Timur, Wakil Ketua MWC NU Purbolinggo Ky. Hartono, S.Pd, Kepala SMA Ma’arif NU 05 Purbolinggo, serta perwakilan dari PAC Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, Banser, dan PK PMII Universitas Nahdlatul Ulama Lampung. Kehadiran lintas badan otonom ini mencerminkan sinergi dalam penguatan kaderisasi dan kelembagaan pelajar NU.
Ketua PC IPNU Kabupaten Lampung Timur, Rekan Khoirul Dwi Syafei, yang hadir sebagai pemateri utama, menekankan bahwa administrasi merupakan wajah organisasi yang sangat menentukan kualitas dan tingkat kepercayaan publik.
“Administrasi yang tertata akan memudahkan koordinasi, memperkuat legitimasi program, serta menjaga kesinambungan organisasi. Administrasi yang baik adalah fondasi organisasi yang sehat dan berdaya tahan,” tegasnya.
Selain pemaparan materi konseptual, Sekolah Administrasi ini juga menitikberatkan pada praktik langsung. Para peserta dibekali keterampilan teknis pembuatan surat-menyurat organisasi, mulai dari format, penggunaan bahasa resmi, hingga penyesuaian dengan aturan administrasi IPNU-IPPNU.
Melalui kegiatan ini, PAC IPNU-IPPNU Purbolinggo berharap dapat melahirkan kader sekretaris yang memiliki kecakapan administratif, kedisiplinan organisasi, serta kesadaran struktural yang kuat. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkokoh tata kelola organisasi pelajar NU di tingkat lokal sebagai bagian dari penguatan kaderisasi berkelanjutan.
Kontributor : Afif Najmudin
Editor: Ikbar Zakariya
