Madiun, SiRekan
Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU Kecamatan Dolopo menyelenggarakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai rangkaian akhir Makesta 2025 pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Aula MWC NU Dolopo. Kegiatan ini diikuti oleh para alumni Makesta 2025 sebagai bagian dari penguatan kaderisasi pasca pengukuhan anggota baru.
RTL Makesta dikemas secara edukatif dan reflektif melalui kegiatan nonton bareng (nobar) film bertema budi pekerti. Film tersebut dipilih karena sarat pesan moral yang menekankan pentingnya akhlak mulia, etika pergaulan, tanggung jawab, kejujuran, serta kepedulian sosial. Melalui tayangan film, peserta diajak memahami bahwa nilai budi pekerti merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter pelajar NU yang berintegritas, baik dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun organisasi.
Tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan pemahaman nilai karakter kepada alumni Makesta sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota IPNU–IPPNU Kecamatan Dolopo agar rasa kebersamaan dan kekeluargaan dalam organisasi tetap terjaga.
Dalam sambutannya, Ketua PAC IPNU Dolopo, Eka Nur Fauzi Mubarok, menegaskan bahwa RTL Puncak Makesta merupakan tahapan penting dalam proses kaderisasi berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa seluruh peserta yang telah mengikuti Makesta secara resmi telah menjadi anggota IPNU–IPPNU Kecamatan Dolopo, sehingga diharapkan terus aktif berproses, berkontribusi, dan mengambil peran strategis dalam roda organisasi.
“Makesta bukan akhir dari proses, melainkan awal perjalanan kader. Kami berharap alumni terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga komitmen organisasi, serta siap berkhidmah untuk kemajuan IPNU–IPPNU,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan suasana kekeluargaan. Diskusi ringan pasca pemutaran film menjadi ruang refleksi bersama untuk mengaitkan pesan film dengan realitas kehidupan pelajar serta dinamika organisasi IPNU–IPPNU.
Melalui RTL Makesta 2025 ini, PAC IPNU–IPPNU Kecamatan Dolopo berharap dapat mencetak kader pelajar NU yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral, berakhlak mulia, serta konsisten menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sebagai pedoman perjuangan.
Kontributor: Zakariya Putra Pratama
Editor: Achmad Subakti
