IPNU Lombok Timur Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Dugaan Penganiayaan Aktivis oleh Oknum APH

Lombok Timur, SiRekan
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Lombok Timur menyampaikan pernyataan sikap atas dugaan penganiayaan yang dialami seorang aktivis oleh oknum anggota kepolisian. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (22/1/2026) di Kabupaten Lombok Timur.

Dalam pernyataan resminya, IPNU Lombok Timur menyatakan keprihatinan mendalam serta mengecam keras segala bentuk tindakan kekerasan, terlebih jika diduga dilakukan oleh aparat penegak hukum. IPNU menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, serta prinsip keadilan yang dijunjung tinggi oleh negara hukum.

Ketua IPNU Lombok Timur, Asraful Habib menegaskan bahwa aktivis memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat, kritik, dan aspirasi secara damai. Menurutnya, segala bentuk intimidasi maupun kekerasan terhadap aktivis tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Kami mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap aktivis. Aparat seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan justru melakukan tindakan represif yang mencederai nilai-nilai hukum dan kemanusiaan,” tegas Asraful Habib.

IPNU Lombok Timur juga mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan investigasi secara terbuka, profesional, dan transparan terhadap kasus tersebut. Jika terbukti terjadi pelanggaran, pihaknya meminta agar oknum yang terlibat diproses sesuai hukum dan diberikan sanksi tegas tanpa pandang bulu.

Selain itu, ia mendorong institusi kepolisian untuk melakukan evaluasi internal secara menyeluruh guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Penegakan hukum yang adil dan humanis dinilai penting demi menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Menutup pernyataan sikapnya, IPNU Lombok Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif serta mengedepankan penyelesaian masalah melalui jalur hukum dan dialog yang beradab.

Kontributor: Asraful Habib
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *