Gresik, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Gresik bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) menggelar Youth Career Preparation Program: Building Future Career di Kampus B UISI, Gresik, Sabtu (18/7/2026).
Program tersebut diikuti hampir 100 peserta yang berasal dari sekitar 30 SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Gresik. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai dunia kerja, pengembangan kompetensi, hingga pentingnya menjaga kesehatan sebagai modal membangun karier.
Acara dibuka dengan sambutan Ketua PC IPNU-IPPNU Gresik, Presiden BEM UISI, serta Ketua Senat UISI yang mewakili Rektor UISI. Dalam sambutannya, pihak UISI mengapresiasi kolaborasi tersebut dan berharap sinergi serupa dapat terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Gresik.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari unsur legislatif, pemerintah daerah, hingga dunia industri sebagai bentuk kolaborasi multipihak dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik, Imam Syaifudin, S.H., menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem yang mampu mendukung pengembangan kompetensi generasi muda.
Menurutnya, pelajar perlu dipersiapkan sejak dini agar memiliki daya saing, karakter yang kuat, serta mampu menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Data Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Pratiwi Agustia, S.P., M.Si., memaparkan perkembangan ketenagakerjaan, sistem informasi pasar kerja, peluang kerja di Kabupaten Gresik, serta pentingnya peningkatan kompetensi dan kesiapan menghadapi proses rekrutmen di era industri modern.
Dari sektor kesehatan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr. Puspitasari Whardani, mengingatkan bahwa kesehatan fisik maupun mental merupakan modal penting dalam membangun karier.
Ia mengajak peserta menerapkan pola hidup sehat serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia kerja.
Adapun Agustina Rahayu, S.T., CHRP., selaku Learning Development Management and Industrial Relation PT SILOG, menjelaskan bahwa dunia industri saat ini tidak hanya membutuhkan lulusan yang menguasai hard skills, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar.
Selain seminar, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah bagi peserta. Kehadiran dua layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Ketua Steering Committee sekaligus Direktur Lembaga Kerja Sama Perguruan Tinggi (LKPT) PC IPNU-IPPNU Gresik, Jiddan Gamal Qondas, mengatakan program tersebut merupakan implementasi Tri Dampak LKPT-LKDC PC IPNU-IPPNU Gresik sebagai wadah edukasi dan pengembangan kapasitas pelajar.
Menurutnya, melalui pertemuan langsung dengan para pemangku kebijakan dan praktisi industri, peserta diharapkan memperoleh gambaran nyata mengenai kebutuhan dunia kerja sekaligus termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri sejak masih berada di bangku sekolah.
Kontributor: Jiddan Gamal Qondas
Editor: Achmad Subakti
