Perkuat Regenerasi Kader, PR IPNU-IPPNU Sudimoro-Malang Gelar MAKESTA III dan RTL I

Bululawang, SiRekan
Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat regenerasi dan kaderisasi melalui pelaksanaan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) III yang digelar pada (13–14/06/2026) di MI Al-Murtadlo Desa Sudimoro.

Mengusung tema Menanam Benih Militansi, Menyemai Nilai Aswaja di Era Digital”, kegiatan ini menjadi tahapan awal kaderisasi bagi pelajar Nahdlatul Ulama (NU) untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), kebangsaan, dan keorganisasian di tengah perkembangan era digital.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan melalui sembilan materi utama yang disampaikan oleh sejumlah pemateri dari berbagai bidang. Materi tersebut meliputi Aswaja oleh Faizatun Nazilah, S.Pd.I; Ke-NU-an oleh KH Qomarudin Soleh, M.Pd; Ke-Indonesiaan oleh H. Wildan Arifulloh; Ke-IPNU-an oleh Zainal Abidin; Ke-IPPNU-an oleh Safira Ainun Ulumiyah; Keorganisasian oleh M. Gufron Efendi, S.Pd; Kepemimpinan oleh Miftahur Rozikin; Studi Gender oleh Hikmah Wifaqi, S.Pd; serta Jurnalistik dan Media oleh Amelia Inge Cahya Utami, A.Md.T.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti pembelajaran yang dikemas secara interaktif guna mendorong kemampuan berpikir kritis serta memperkuat pemahaman mengenai peran pelajar NU di era digital.

Sebagai tindak lanjut proses kaderisasi, PR IPNU-IPPNU Sudimoro kemudian menyelenggarakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) I pada Ahad, 28 Juni 2026, di Wisata Boonpring, Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Kegiatan RTL I dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) yang membahas kembali materi-materi MAKESTA secara lebih mendalam. Dalam forum tersebut, peserta diajak menganalisis berbagai studi kasus yang telah disiapkan dan merumuskan solusi secara kolektif.

Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta pengambilan keputusan dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat.

Pelaksanaan MAKESTA III dan RTL I menjadi bagian dari upaya PR IPNU-IPPNU Sudimoro dalam mencetak kader yang memiliki pemahaman ideologis yang kuat sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dalam refleksi pasca-MAKESTA, panitia menyampaikan bahwa proses kaderisasi sesungguhnya dimulai setelah kegiatan formal selesai dilaksanakan. Harapannya, kader yang dihasilkan tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga tetap berpegang teguh pada tradisi keilmuan ulama Nahdlatul Ulama.

“Di era digital ini, jempolmu adalah harimaumu. Namun bagi kader IPNU-IPPNU Sudimoro, jempol dan kreativitas kita adalah media dakwah untuk membumikan Aswaja,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari jajaran Pimpinan Ranting NU Sudimoro, badan otonom NU seperti Muslimat NU, GP Ansor, dan Fatayat NU, para alumni, panitia pelaksana, hingga seluruh peserta.

Melalui penguatan kaderisasi ini, PR IPNU-IPPNU Sudimoro berharap dapat terus melahirkan kader yang siap berkhidmat, menjaga nilai-nilai Aswaja, serta berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara dengan mengusung semangat “Belajar, Berjuang, Bertakwa”.

Kontributor: Safira Ainun Ulumiyah
Editor: Ikbar Zakariya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *