Kota Depok, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Depok menggelar Rapat Konsolidasi pada Jumat, 6 Maret 2025 di Gedung PCNU Kota Depok.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, menjadi bagian dari rangkaian agenda Ramadan yang diawali dengan diskusi refleksi Nuzulul Qur’an, pembagian takjil kepada masyarakat, serta buka puasa bersama.
Kegiatan dimulai dengan diskusi refleksi yang menjadi ruang bagi para kader untuk merenungkan kembali peran strategis pelajar Nahdlatul Ulama di tengah tantangan zaman. Diskusi tersebut menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keaswajaan sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk terus berinovasi dalam menjalankan roda organisasi.
Setelah sesi diskusi, para kader IPNU–IPPNU melanjutkan kegiatan dengan aksi sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika seluruh peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama di Gedung PCNU Kota Depok.
Dalam forum tersebut, PC IPNU–IPPNU Kota Depok menegaskan komitmennya untuk terus berpegang pada prinsip yang diwariskan oleh para ulama Nahdlatul Ulama, yakni “Al-Muhafadzotu ‘ala al-Qadimi al-Shalih wal Akhdzu bi al-Jadidi al-Ashlah” yang berarti menjaga tradisi lama yang baik serta mengambil hal-hal baru yang lebih baik.
Nilai al-muhafadzotu ‘ala al-qodimi as-shalih merupakan sesuatu yang telah menjadi keseharian kader IPNU–IPPNU, sehingga tidak perlu lagi diragukan. Namun di sisi lain, kader pelajar NU juga dituntut untuk terus menghadirkan inovasi serta bersikap adaptif dalam menghadapi perkembangan zaman yang begitu pesat, sebagaimana semangat wal akhdzu bil jadidil ashlah.
Selain itu, rapat tersebut juga menyoroti pentingnya penguatan agenda kaderisasi di setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC). PC IPNU–IPPNU Kota Depok mendorong agar setiap PAC dapat lebih aktif menyelenggarakan proses kaderisasi secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga kesinambungan kepemimpinan dan penguatan kualitas kader.
Tidak hanya itu, forum ini juga menekankan pentingnya memperkuat komunikasi antar pimpinan dan kader di seluruh tingkatan organisasi. Penguatan komunikasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan Sense of Belonging terhadap organisasi, sehingga setiap kader memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam mengembangkan IPNU–IPPNU.
Di samping itu, budaya organisasi yang memperkuat solidaritas juga menjadi perhatian bersama. Para kader didorong untuk saling menumbuhkan budaya kebersamaan, saling mendukung, serta memperkuat ikatan persaudaraan sebagai sesama pelajar Nahdlatul Ulama.
Sebagai bentuk keseriusan dalam penguatan kaderisasi dan tata kelola organisasi, PC IPNU–IPPNU Kota Depok juga telah menyusun Modul Kaderisasi dan Administrasi edisi pertama. Modul ini merupakan ringkasan dari modul kaderisasi yang telah disusun oleh Pimpinan Pusat IPNU–IPPNU.
Penyusunan modul tersebut bertujuan agar seluruh kader IPNU–IPPNU se-Kota Depok memiliki acuan kaderisasi dan administrasi yang lebih praktis dan mudah dipahami. Dengan adanya modul ini, diharapkan proses kaderisasi di tingkat PAC hingga ranting dapat berjalan lebih terarah dan seragam.
Selanjutnya, modul ini diharapkan dapat terus disempurnakan dan dilengkapi oleh kepengurusan berikutnya sesuai dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan zaman, sehingga IPNU–IPPNU Kota Depok dapat terus berkembang menjadi organisasi pelajar yang kuat dalam tradisi, solid dalam kebersamaan, serta inovatif dalam menjawab tantangan masa depan.
Kontributor: Daffa Nabil Al-Aziz
Editor: Achmad Subakti
