PW IPNU Aceh Siapkan Dokumen Sikap Jelang Rapimnas, Rakorwil Bedah Isu Strategis Nasional

Banda Aceh, SiRekan

IPNU Pimpinan Wilayah (PW) Aceh menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Aula BPSDM Aceh, Sabtu (14/2/2026), sebagai langkah pemantapan sikap dan konsolidasi menjelang Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang akan digelar dalam waktu dekat.

Berbeda dari sekadar forum sosialisasi, Rakorwil ini secara khusus membedah substansi isu strategis yang akan dibahas di tingkat nasional. Di antaranya penguatan kaderisasi berbasis data, konsolidasi ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah, transformasi digital organisasi, hingga posisi pelajar NU dalam merespons dinamika pendidikan dan kebijakan publik nasional.

Ketua PW IPNU Aceh, Arifan Hendra, menegaskan bahwa Rapimnas bukan agenda seremonial, melainkan forum penentu arah kebijakan organisasi secara nasional.

“Rakorwil ini memastikan IPNU Aceh tidak datang hanya sebagai peserta, tetapi sebagai wilayah yang membawa gagasan dan sikap yang jelas terhadap isu strategis nasional,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, masing-masing Pengurus Cabang (PC) IPNU se-Aceh diminta memetakan persoalan riil di daerah, terutama terkait tantangan kaderisasi, regenerasi kepemimpinan pelajar, serta adaptasi organisasi terhadap perkembangan teknologi.

Sejumlah peserta menyoroti pentingnya standardisasi sistem administrasi dan database kader di seluruh wilayah sebagai tindak lanjut transformasi digital organisasi. Isu ini dinilai akan menjadi salah satu pembahasan sentral dalam Rapimnas, mengingat kebutuhan tata kelola organisasi yang lebih akuntabel dan terukur.

Selain itu, dinamika kebijakan pendidikan nasional juga menjadi perhatian. PW IPNU Aceh menilai pelajar NU perlu memiliki posisi yang jelas dalam merespons perubahan kurikulum, penguatan moderasi beragama, hingga tantangan radikalisme di kalangan pelajar.

Rakorwil juga memutuskan pembentukan tim perumus rekomendasi wilayah yang akan dibawa ke Rapimnas. Tim ini bertugas menyelaraskan aspirasi cabang agar menjadi satu dokumen sikap resmi IPNU Aceh.

Secara organisatoris, forum ini menjadi uji soliditas struktur wilayah dan cabang. Konsolidasi dianggap krusial agar setiap keputusan Rapimnas nantinya tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan dapat diterjemahkan menjadi program konkret di Aceh.

Dengan Rakorwil ini, PW IPNU Aceh menegaskan kesiapan struktural dan konseptual menghadapi Rapimnas. Fokusnya tidak hanya pada kehadiran delegasi, tetapi pada kontribusi gagasan strategis yang mencerminkan kebutuhan pelajar NU di daerah.

Kontributor: Hadi irfandi

Editor: Ikbar Zakariya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *