PK IPNU IPPNU Unisma Buka Ekspedisi Pelajar Nusantara Batch 4 di Ranu Pani

Lumajang, SiRekan

Ekspedisi Pelajar Nusantara (EPNU) Batch 4 yang diselenggarakan PK IPNU IPPNU Universitas Islam Malang (Unisma) resmi dibuka di Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Kamis (27/8/2026) pukul 13.30 WIB.

Desa Ranu Pani dipilih kembali sebagai lokasi pengabdian setelah menjadi tempat pelaksanaan EPNU Batch 1. Dari desa tersebut, jejaring kegiatan pengabdian kemudian berkembang ke wilayah Lombok dan Wonosobo.

Pembukaan kegiatan dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Senduro, instruktur pendamping, serta unsur pemerintahan dan pelayanan masyarakat Desa Ranu Pani.

Sejumlah pejabat dan perwakilan yang hadir antara lain Camat Senduro Sarjito Wibowo, S.STP.; Kapolsek Senduro Wahono Puji Santoso; Danramil Senduro Sudarsono; Sekretaris Desa Ranu Pani Agus Garlic Ariyansya yang mewakili Pj. Kepala Desa Ranu Pani Soedarto karena berhalangan hadir; perwakilan tenaga pendidik SDN Ranu Pani Abdul Kholiq; serta Bidan Desa Ranu Pani Crishinta Yuli.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama untuk keselamatan serta kelancaran seluruh kegiatan pengabdian selama tujuh hari.

Ketua PK IPNU IPPNU Unisma, A. Fachrudin Fasha, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali belajar dan mengabdi di Ranu Pani. Ia menekankan pentingnya semangat “kulo nuwun” sebagai bentuk meminta izin sekaligus arahan kepada sesepuh, pimpinan, dan warga desa setempat.

Menurut dia, para relawan diharapkan tidak hanya datang untuk membagikan ilmu, tetapi juga belajar dari masyarakat, termasuk memahami kearifan lokal, tata krama, dan etika bermasyarakat di luar lingkungan akademis. Kegiatan tersebut didampingi instruktur EPNU Batch 4, M. Fajriyul Jabin, bersama jajaran pengurus.

Mewakili Pj. Kepala Desa Ranu Pani, Agus Garlic Ariyansya menyambut kedatangan mahasiswa Unisma dan mengapresiasi kembali dipilihnya Desa Ranu Pani sebagai lokasi program kerja EPNU Batch 4.

Saat membuka kegiatan secara resmi, Agus mengingatkan para relawan untuk menghormati aturan dan tradisi masyarakat setempat. Hal itu dinilai penting karena Ranu Pani merupakan kawasan destinasi wisata sekaligus permukiman yang memiliki norma adat.

Para peserta juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta membudayakan senyum dan sapa selama berinteraksi dengan masyarakat.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan jajaran Muspika Senduro yang terdiri atas Camat, Kapolsek, dan Danramil. Mereka menyatakan kesiapan untuk mengawal ketertiban dan mendukung aspek keamanan selama kegiatan berlangsung.

EPNU Batch 4 mencakup sejumlah program pengabdian, antara lain kegiatan pendidikan di sekolah dasar (SD) dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ), layanan kesehatan bersama tenaga medis lokal, serta pemberdayaan sosial masyarakat.

Pembukaan kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama jajaran pejabat, instruktur, tokoh masyarakat, panitia, dan relawan EPNU Batch 4.

Kontributor: M.Fateh Abdillah

Editor: Ikbar Zakariya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *