Sumenep, SiRekan
Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, kembali menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) ke-6 sebagai tahapan awal kaderisasi pelajar NU di lingkungan pesantren.
Kegiatan kaderisasi dasar tersebut dilaksanakan selama dua hari, pada 22–23 Desember 2025, bertempat di Auditorium Ar Rochmah PP. Nasyrul Ulum Aengdake. Makesta diikuti oleh para santri dengan penuh antusias sebagai bentuk komitmen awal memasuki proses pembinaan organisasi IPNU dan IPPNU.
Makesta ke-6 dibuka secara resmi oleh Wakil Pengasuh PP. Nasyrul Ulum Aengdake, Dr. Zamzami Sabiq Hamid, M.Psi. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa Makesta merupakan agenda kaderisasi rutin yang memiliki peran strategis dalam membangun fondasi ideologi santri. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah ditanamkan sejak dini sebagai dasar pembentukan karakter ke-NU-an sekaligus kesadaran berorganisasi.
Menurutnya, penguatan nilai Aswaja menjadi bekal penting agar kader IPNU–IPPNU tumbuh sebagai pelajar santri yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga berakhlak serta mampu menjaga keseimbangan antara komitmen keislaman dan kebangsaan.
Sementara itu, Pembina PK IPNU PP. Nasyrul Ulum Aengdake, Tamamatul Karomah, S.Pd., menjelaskan bahwa Makesta merupakan gerbang awal proses kaderisasi IPNU–IPPNU yang diarahkan untuk membentuk mental dan karakter kader. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengenalan organisasi, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa memiliki terhadap IPNU–IPPNU.
Ia berharap para peserta Makesta dapat melanjutkan proses kaderisasi secara berjenjang dan berkembang menjadi kader pelajar NU yang aktif, konsisten berproses, serta siap berkhidmat di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan materi dasar yang meliputi ke-NU-an, ke-IPNU–IPPNU-an, keorganisasian, serta wawasan kebangsaan. Materi disampaikan oleh pemateri dari berbagai unsur struktural Nahdlatul Ulama dan badan otonom NU.
Makesta ke-6 ini turut melibatkan PC IPNU–IPPNU Kabupaten Sumenep, PAC IPNU–IPPNU Kecamatan Bluto, serta pemateri dari MWC NU Bluto, PAC GP Ansor NU Bluto, dan PAC Fatayat NU Bluto. Keterlibatan lintas badan otonom tersebut mencerminkan sinergi NU dalam memperkuat kaderisasi pelajar berbasis pesantren.
Melalui kegiatan Makesta ini, diharapkan lahir kader-kader IPNU dan IPPNU yang berideologi Aswaja An-Nahdliyah, berkarakter kuat, serta siap mengabdikan diri kepada agama, masyarakat, dan bangsa.
Kontributor: Kholil Helmi
Editor: Achmad Subakti
