PC IPNU–IPPNU Pandeglang Gelar Kajian Ramadan Ke-4, Bahas Karier dan Ibadah

Pandeglang, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pandeglang terus menggulirkan program Kajian Ramadan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026.

Memasuki kajian ke-4 yang dilaksanakan pada Kamis (5/3/2026), kegiatan digelar secara daring melalui Google Meet karena terkendala cuaca hujan deras. Kajian tersebut menghadirkan Kepala Subbagian Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, Jamaludin, S.Pd.I., M.Pd., sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Jamaludin mengangkat tema “Ramadhan: Karier Cemerlang Tanpa Harus Mengorbankan Ibadah.”

Dalam pemaparannya, ia mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadan. Menurutnya, bulan puasa merupakan momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah.

“Puasa merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas ibadah kita. Pada sepuluh hari pertama Allah memberikan kasih sayang-Nya, sepuluh hari kedua Allah menurunkan rahmat-Nya, dan sepuluh hari terakhir Allah menjauhkan hamba-Nya dari siksa api neraka,” jelasnya.

Selain itu, moderator kajian, Rekan M. Husnan, turut menyampaikan pesan kepada kader dan pengurus mengenai ganjaran amal perbuatan.

“الْعِبَادَةُ حُسْنٌ ثَوَابُهَا، وَالْمَعْصِيَةُ قُبْحٌ عَذَابُهَا

Setiap ibadah itu baik balasannya, dan setiap maksiat buruk siksaannya.”

Ia mengajak para kader agar menjadikan aktivitas dan karier selama Ramadan sebagai ladang pahala serta keberkahan, bukan sebaliknya menjadi alasan untuk lalai dalam beribadah.

“Orang yang sukses adalah orang yang tetap menjalankan kewajibannya di tengah kesibukan kariernya. Jangan sampai karier menjadi alasan untuk lalai terhadap kewajiban yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Salah satu peserta kajian daring, Rekanita Azkya, menyoroti tantangan dan cobaan yang sering dihadapi seseorang ketika menjalankan ibadah puasa.

Menanggapi hal tersebut, Jamaludin menekankan pentingnya evaluasi diri serta manajemen waktu dalam menjalani kehidupan, baik dalam ibadah maupun pekerjaan.

“Jika kita tidak melihat perjalanan hidup kita di masa lalu, maka kita tidak bisa melakukan evaluasi untuk memperbaiki hari ini. Yang terpenting adalah proses kita hari ini berdasarkan evaluasi kemarin dan disertai perencanaan yang baik,” ungkapnya.

Kajian Ramadan ini diselenggarakan oleh PC IPNU–IPPNU Pandeglang dengan melibatkan pengurus PAC, PK, dan PR di bawah naungan cabang.

Ketua PC IPNU Pandeglang, Rekan Uci, berharap kegiatan ini dapat menjadi investasi pemikiran bagi kader dan anggota, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara positif.

“Melalui kajian ini kami ingin memastikan pengurus hadir dan dirasakan oleh kader. Dengan konsep online dan offline, semua anggota tetap bisa mengikuti kajian. Harapannya solidaritas dan kualitas kader terus meningkat serta mampu memanfaatkan digitalisasi secara bijak,” tutupnya.

Kontributor: M. Husnan
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *