Kader PR IPNU-IPPNU Lebo Resmi Dilantik, Kami Siap Hadapi Tantangan Zaman

Batang, SiRekan

Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulam Desa Lebo resmi dilantik pada Jumat malam (23-1) bertempat di Masjid Jami’ Rodhotus Solihin, Desa Lebo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Bayang.

Pelantikan sekaligus Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw. itu dimulai dengan penampilan seni rebana dan disusul prosesi pelantikan pengurus ranting. Pelantikan ini dihadiri oleh Pengurus NU Ranting Lebo, Badan Otonom (Banom) NU setempat, dan tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi dukungan penuh terhadap kaderisasi Pelajar NU Desa Lebo agar aktif menjalankan organisasi, serta bertanggung jawab.

Ketua Pelaksana Pelantikan, M. Nasrul Huda menyebut pelantikan ini merupakan upaya menemukan dan menguatkan identitas pelajar NU di masyarakat. “Kami berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, demi memperkuat nilai-nilai Aswaja,” sambungnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Tanfidziah NU Desa Lebo, H. Ali Mahmudin, menekankan pentingnya kemandirian organisasi. Beliau mengingatkan bahwa IPNU dan IPPNU adalah akar kaderisasi paling awal di tubuh Nahdlatul Ulama. “Kalian adalah masa depan NU. Teruslah asah skill, perkuat ideologi ahlussunah waljamaah an-nahdliyah, dan carilah keberkahan dengan menjalankan organisasi dengan sepenuh hati,” harapnya.

Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan mauidah hasanah dari Dr. Ali Muhtarom, yang membedah peran strategis pelajar di era digital. Tema ini diambil sebagai bekal pengurus untuk membentengi kader dari ancaman hoaks, radikalisme, dan krisis moral, seperti perundungan yang marak terjadi.

Ia menekankan bahwa kader IPNU dan IPPNU harus menjadi generasi moderat dan toleran, serta melek teknologi. Lanjut Ali, Pelajar NU Lebo didorong untuk menguasai dakwah digital melalui konten kreatif, guna melakukan kontranarasi terhadap ideologi transnasional, tanpa meninggalkan tradisi literasi pesantren.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan pengurus IPNU dan IPPNU Ranting Lebo yang baru, mampu lebih menarik generasi milenial dan Gen-Z, sehingga dakwah Nahdlatul Ulama tetap relevan dan menyentuh seluruh lapisan pelajar,” ujar dosen sekaligus pakar hukum keluarga Islam tersebut.

Kegiatan ini menjadi momentum pengukuhan kepengurusan baru, sekaligus upaya memperkuat nilai keagamaan bagi pelajar dan masyarakat setempat. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan desa dan kemajuan organisasi.

Kontributor: Athi’ dan Abed

Editor: Fahri Reza M.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *