Nganjuk, SiRekan
Geliat semangat organisasi Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Nganjuk kembali memuncak dalam gelaran Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) dan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) yang dilaksanakan di SMKN 1 Kertosono pada Selasa (17-02). Forum tertinggi di tingkat pimpinan cabang ini dihadiri oleh seluruh elemen strategis, mulai dari Ketua, Sekretaris hingga jajaran Departemen Organisasi, Kaderisasi, JSP, serta lembaga CBP KPP dari seluruh PAC dan PKPT se-Kabupaten Nganjuk.
Dengan mengusung tema, “Khidmah Pelajar NU Menuju Peradaban Mulia Indonesia Emas”, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja organisasi secara mendalam sekaligus merumuskan langkah strategis demi menyongsong masa kejayaan bangsa. Suasana forum terasa dinamis sejak awal pembukaan, mencerminkan antusiasme tinggi dari para pengurus di tingkat akar rumput.
Ketua Pelaksana, Ilham Fatoni menekankan bahwa pertemuan ini merupakan momentum yang sangat dinanti untuk mempererat kembali hubungan komunikasi antara pimpinan cabang, anak cabang, hingga pimpinan komisariat. ia menegaskan bahwa Rapimcab dan Rakorcab kali ini menjadi wadah bagi seluruh rekan-rekanita untuk menyampaikan aspirasi serta kendala yang dihadapi di lapangan. Dengan membagi forum berdasarkan departemen, diharapkan setiap masalah dapat dipecahkan secara kolektif untuk melahirkan solusi solutif bagi kemajuan organisasi.
Filosofi di balik tema kegiatan tahun ini juga dijelaskan sebagai bentuk pengabdian nyata pelajar NU bagi peradaban bangsa. Khidmah yang dimaksud tidak hanya terbatas pada pengembangan diri pribadi, tetapi juga aktif dalam membangun peradaban mulia di masyarakat. Melalui forum-forum sektoral yang tersedia, para peserta diajak tidak hanya berdiskusi secara teoretis, tetapi merancang program kerja yang berdampak langsung bagi kemajuan agama dan negara. Hal ini menjadi bukti bahwa PC IPNU-IPPNU Nganjuk berkomitmen menjadi penggerak tercapainya Indonesia Emas.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Nganjuk, M. Abdur Rochim Fatoni, memberikan pesan yang menggugah semangat tentang pentingnya menjadi pelaku sejarah. Ia mengingatkan kembali pencapaian besar pada tahun-tahun sebelumnya, seperti peluncuran aplikasi APPSTU, dan menegaskan bahwa tahun 2026 ini harus mampu melahirkan warisan yang sama hebatnya untuk generasi penerus. Rohim juga menghimbau seluruh peserta untuk mengikuti proses hingga tuntas, karena keputusan yang diambil dalam Rapimcab ini bersifat mengikat dan akan menjadi kompas perjuangan organisasi ke depan.
Sebagai motivasi penutup, Rochim menekankan pentingnya integritas dan pemanfaatan jabatan sebagai sarana menebar kebaikan. Dia mengingatkan bahwa tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk berkhidmah di dalam struktur pengurusan, sehingga amanah yang diemban harus dijalankan dengan tulus, semangat kuat, dan bermartabat. Baginya, keberhasilan pemimpin bukan dilihat dari tingginya jabatan, melainkan dari seberapa besar dampak positif yang dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar.
Kontributor: Niska Yogi Noviana dan Mohammad Ilham
Editor: Fahri Reza M.
