Cetak Sejarah! 500 Kader Dilantik, PC IPNU-IPPNU Mojokerto Dirikan 9 Komisariat Secara Serentak

Mojokerto, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Mojokerto mendirikan sembilan Pimpinan Komisariat (PK) secara serentak di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam, Sabtu (12/9/2026). Sebanyak 500 kader dari jenjang SLTP, SLTA, hingga perguruan tinggi mengikuti Pelantikan Akbar dan Makesta yang digelar di GSG Nurul Islam 2.

Pendirian sembilan PK tersebut menjadi bagian dari langkah PC IPNU-IPPNU Mojokerto dalam memperluas basis organisasi di lingkungan lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam.

Adapun komisariat yang dibentuk meliputi MTs 1, MTs 2, SMP 1 UBQ, SMP 2 Trans Sains, MA 1, MA 2 Addauliyah, SMA Global School, SMK UBP, serta Institut Nurul Islam.

Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam, Romo Dr. KH Ahmad Siddiq, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas langkah percepatan pembentukan komisariat yang dilakukan PC IPNU-IPPNU Mojokerto. Menurutnya, keberadaan komisariat di lingkungan pesantren modern menjadi bagian penting dalam mengintegrasikan nilai organisasi sekaligus memfasilitasi minat dan bakat kepemimpinan para santri.

Sementara itu, Ketua PC IPNU Kabupaten Mojokerto Yus Sahril Shobirin menegaskan bahwa pendirian sembilan PK merupakan respons konkret terhadap amanat Kongres IPNU-IPPNU terkait perluasan basis komisariat di lembaga formal.

Di kesempatan yang sama, Ketua PC IPPNU Kabupaten Mojokerto Ayunin Uswatun Chasanah menyampaikan pesan ideologis melalui akronim “NURIS” sebagai pedoman bagi kader.

Menurutnya, huruf N bermakna Navigasi, yakni kader diharapkan menjadi kompas moral bagi pelajar dan masyarakat. Huruf U bermakna Unggul, yaitu mampu berprestasi secara IQ, EQ, dan SQ. Huruf R berarti Responsif, yakni cepat tanggap terhadap persoalan sosial serta aktif berdakwah Aswaja yang ramah.

Selanjutnya, huruf I bermakna Inovatif, yaitu melahirkan gagasan segar dan kreatif dengan memanfaatkan teknologi. Adapun huruf S bermakna Santun, yang menekankan bahwa di atas ilmu terdapat adab, sehingga kader wajib tunduk kepada kiai serta santun dalam bertindak dan bertutur kata.

Melalui pelantikan serentak tersebut, PC IPNU-IPPNU Kabupaten Mojokerto berharap penguatan basis komisariat di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam dapat menjadi fondasi kaderisasi yang lebih terintegrasi, mulai dari jenjang pendidikan menengah hingga perguruan tinggi.

Kontributor: Muhammad Yafi Irfan Nurdin
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *