Kediri, SiRekan
Dalam rangka peringatan Hari Lahir Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) pada 28 Oktober 2025, Dewan Koordinasi Cabang (DKC) CBP-KPP Kabupaten Kediri menggelar “Camp Fun dan Apel Sapa”. Acara tersebut berlangsung dari Sabtu sampai Ahad (8–9 November 2025), di Wisata Tirto Tani Djojo, Ringinrejo, Tiru Lor, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.
Camp Fun ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) CBP-KPP se-Kediri, serta terbuka untuk umum. Kegiatan ini menegaskan peran CBP-KPP sebagai wadah pembinaan karakter, kaderisasi, dan pemberdayaan pelajar Nahdlatul Ulama, bukan sekadar pendamping IPNU-IPPNU.
Mengusung tema “Spirit of Brotherhood: Menyalakan Api Perubahan”, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat persaudaraan, membentuk kepribadian baru, serta memperkuat karakter kader CBP-KPP. Selain itu, tema tersebut mencerminkan semangat regenerasi dan tekad menjadikan CBP-KPP sebagai agen perubahan positif di kalangan pelajar NU.
Komandan DKC CBP Kabupaten Kediri, Rohman, menegaskan kegiatan ini menjadi bukti semangat juang kader untuk terus bergerak. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa CBP-KPP tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga berperan aktif sebagai penggerak, pelindung, dan pengayom bagi kader IPNU-IPPNU,” ungkap Rohman.
Sementara itu, Komandan DKC KPP Kabupaten Kediri, Miftah, menambahkan bahwa CBP-KPP memiliki potensi besar di berbagai bidang. “Pokok kerja CBP-KPP seperti kepanduan, kepalangmerahan, pecinta alam, SAR, protokoler, dan pencak silat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kader baru, serta menyebarkan nilai-nilai Aswaja dengan cara yang relevan bagi generasi sekarang,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, DKC CBP-KPP Kabupaten Kediri berharap seluruh kader tetap aktif, masif, dan berdaya guna, agar IPNU-IPPNU semakin dikenal dan memberikan manfaat luas. Hal itu senada dengan pesan tertulis di akhir kegiatan, “Jangan berhenti untuk berdampak, jangan pernah lelah untuk bergerak. Mungkin peranmu hanya pelengkap, tetapi sejarah tidak akan keliru mencatat bahwa kamulah bagian dari perjuangan di bawah panji Nahdlatul Ulama.”
Kontributor: Moh. Reno Nur Renata
Editor: Fahri Reza M.
