Disming PAC IPNU-IPPNU Plered Dalami Sejarah dan Nilai Ke-NU-an.

Purwakarta, SiRekan
Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Plered menggelar Diskusi Mingguan (Disming) pada Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Rekan Dias Al Faruq, Gang Karyawan, Desa Palinggihan, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.

Disming mengangkat tema “Mengenal Sejarah NU Lebih Dekat: Dari Sejarah, Tradisi, dan Nilai Ke-NU-an.” Kegiatan diikuti jajaran pengurus PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Plered dan dihadiri Ketua PAC IPNU Kecamatan Plered, Rekan M. Nur Farhan, serta Ketua PAC IPPNU Kecamatan Plered, Rekanita Siti Hana.

Dalam diskusi, peserta membahas sejarah lahir dan berkembangnya NU, tradisi yang tumbuh di kalangan Nahdliyin, serta nilai-nilai ke-NU-an yang dinilai penting dipahami oleh generasi muda.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Plered, Rekan M. Nur Farhan, mengatakan pemahaman terhadap sejarah NU merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan arah perjuangan kader.

“Mengenal sejarah NU bukan hanya tentang mengetahui peristiwa masa lalu, tetapi bagaimana kita memahami perjuangan para ulama dan mengambil nilai-nilainya untuk menjadi bekal kader dalam menjalankan organisasi dan menghadapi perkembangan zaman,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PAC IPPNU Kecamatan Plered, Rekanita Siti Hana, mengatakan Disming menjadi ruang bagi kader untuk belajar dan bertukar gagasan.

“Disming menjadi salah satu ruang belajar bersama bagi kader. Melalui diskusi seperti ini, kita berharap kader IPNU-IPPNU tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat terhadap NU dan nilai-nilai yang menjadi dasar perjuangannya,” ungkapnya.

Sebagai tuan rumah, Rekan Dias Al Faruq menyambut pelaksanaan Disming di kediamannya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat belajar di kalangan kader.

“Alhamdulillah saya bersyukur dan senang bisa menjadi tuan rumah Disming kali ini. Semoga tempat sederhana ini bisa menjadi ruang untuk menambah ilmu, bertukar pikiran, dan mempererat silaturahmi antar-kader. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berjalan karena kader membutuhkan ruang untuk belajar bersama,” tutur Rekan Dias.

Ia juga mengatakan pemahaman terhadap sejarah dan tradisi NU penting bagi generasi muda agar tidak kehilangan akar perjuangan dan identitas keorganisasiannya.

“Kita sebagai generasi muda jangan hanya menjadi pelaksana kegiatan, tetapi juga harus memahami sejarah dan nilai yang ada di dalam NU. Dengan begitu, apa yang kita lakukan dalam organisasi memiliki dasar dan arah yang jelas,” tambahnya.

Disming berlangsung dalam suasana dialogis. Peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, pandangan, dan pengalaman terkait materi yang dibahas.

Bagi PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Plered, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses kaderisasi melalui budaya diskusi, literasi, dan penguatan wawasan ke-NU-an.

Kontributor : Muhammad Rizky
Editor: Ikbar Zakariya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *