Makesta Raya IPNU-IPPNU Jakarta Pusat Hadirkan Psikotes untuk Bantu Pelajar Tentukan Arah Karier

Jakarta, SiRekan

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Administrasi Jakarta Pusat sukses menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Raya pada (18–19/07/2026). Kegiatan kaderisasi tingkat pertama yang diikuti 40 pelajar dan mahasiswa tersebut menjadi ruang pembinaan kader sekaligus menghadirkan inovasi berupa program psikotes untuk membantu peserta menentukan arah pendidikan dan karier.

Berbeda dari pelaksanaan Makesta pada umumnya, peserta tidak hanya memperoleh materi tentang ke-NU-an, kebangsaan, keorganisasian, dan kepemimpinan. Panitia juga memfasilitasi psikotes yang hasilnya disusun berdasarkan karakter dan kepribadian masing-masing peserta. Hasil tersebut diharapkan menjadi rekomendasi dalam menyusun rencana pendidikan, pengembangan diri, dan pilihan karier.

Ketua Pelaksana Makesta Raya, Mohammad Nabil Attar, berharap seluruh peserta mampu menjadi kader yang aktif, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan organisasi maupun bangsa.

“Saya ingin, setelah keluar dari ruangan Makesta ini, tidak ada lagi kader IPNU-IPPNU Jakarta Pusat yang lembek. Tidak ada lagi yang apatis. Kita adalah pemilik masa depan bangsa ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC IPNU Jakarta Pusat, Ariq Ramadhan, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi modal utama generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Kekuatan anak muda bukan lagi berasal dari orang perorangan, bukan lagi dari kecerdasan individu, bukan juga dari kekayaan pribadi yang terkadang hanya untuk dirinya sendiri. Kekuatan anak muda hari ini adalah kolaborasi, menyambungkan simpul dari satu individu ke individu lainnya seperti hari ini,” tegas Ariq.

Ia berharap Makesta Raya mampu menjadi ruang lahirnya kolaborasi antarpelajar dari berbagai kecamatan di Jakarta Pusat untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.

“Melalui forum ini, besar harapan kami teman-teman bisa saling berkolaborasi untuk menjawab berbagai persoalan tentang peran pelajar di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Ketua PC IPPNU Jakarta Pusat, Najwah Nurul Aulia, mengatakan bahwa penyelenggaraan psikotes merupakan langkah konkret organisasi dalam merespons tantangan yang dihadapi generasi muda, khususnya terkait pencarian jati diri dan perencanaan masa depan.

“Psikotes pada Makesta ini adalah bukti bahwa kader NU harus punya arah. Di era saat ini, banyak pelajar dan anak muda yang kehilangan arah. Semoga output yang diberikan dapat menjadikan pelajar NU memiliki cita-cita dan pedoman yang baik untuk masa depan bangsa dan Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat sekaligus Pembina PC IPNU Jakarta Pusat, Gus Ubaidillah Sadewa, turut memberikan motivasi kepada peserta agar tidak ragu berproses di IPNU dan IPPNU.

“Rekan dan rekanita jangan takut bergabung di IPNU-IPPNU karena organisasi ini didirikan oleh orang-orang yang luar biasa melalui proses riyadah yang luar biasa,” katanya.

Makesta Raya turut mendapat dukungan dari berbagai tokoh dan elemen Nahdlatul Ulama. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta Pusat Rizal Afifudin beserta jajaran, Tokoh NU Jakarta Pusat Gus Syaefudin, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPNU-IPPNU DKI Jakarta beserta jajaran pengurus, Ketua KPI Pusat Gus Ubaidillah Sadewa, perwakilan MA Al-Muddatsiriyah Global Islamic School Gus Muhammad Ali RA, serta Tokoh IPNU Jakarta Pusat Rekan Amar MA.

Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses kaderisasi IPNU-IPPNU Jakarta Pusat sekaligus memberikan motivasi kepada peserta untuk terus mengembangkan kapasitas diri, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta berkhidmat bagi Nahdlatul Ulama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Kontributor: Ariq Ramadhan

Editor: Ikbar Zakariya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *