Babat, SiRekan
29 Juni 2026 – Semangat kebersamaan yang terbangun selama pendidikan dan pelatihan tidak berhenti ketika Diklatama usai. Hal tersebut dibuktikan oleh 50 Komandan Angkatan X DKAC CBP KPP Babat yang kembali berkumpul dalam kegiatan Rencana Tindak Lanjut (RTL) 1 Diklatama X, pada Senin (29/6/2026) di Desa Kuripan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 17.00 WIB ini menjadi ruang pertama bagi para Komandan untuk kembali menyatukan langkah setelah menyelesaikan rangkaian Diklatama sepekan sebelumnya. Duduk melingkar dalam suasana sederhana namun penuh makna, mereka merefleksikan perjalanan selama tiga hari pendidikan sekaligus memperkuat komitmen sebagai kader CBP KPP yang siap mengabdi kepada organisasi, agama, dan bangsa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, Ketua PAC IPPNU Babat, Nia, menegaskan bahwa seorang Komandan CBP KPP harus memiliki integritas, loyalitas, serta mentalitas yang kokoh dalam setiap proses pengabdian.
“Komandan CBP KPP Babat harus menjadi pribadi yang berintegritas dan memiliki mentalitas yang kokoh. Kita dilahirkan bukan hanya untuk menghadapi setiap rintangan yang ada di depan, tetapi juga untuk menjadi pribadi yang membawa manfaat. Harapan saya mewakili seluruh pengurus, Komandan Angkatan X mampu menjadi pembeda dan menjadi pasukan terdepan dalam setiap kegiatan Pelajar NU se-Kecamatan Babat,” tuturnya.
RTL 1 bukan sekadar agenda lanjutan pasca-Diklatama, melainkan wujud nyata bahwa solidaritas Komandan tidak berhenti saat kegiatan pendidikan selesai. Justru setelah kembali ke lingkungan masing-masing, semangat persaudaraan semakin tumbuh, komunikasi semakin erat, serta muncul kesadaran untuk terus belajar mengelola kehidupan organisasi dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan organisasi CBP KPP yang membahas arah gerak organisasi, peran strategis Komandan di tingkat ranting dan komisariat, serta pentingnya menjaga eksistensi CBP KPP sebagai garda terdepan IPNU IPPNU. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai gagasan dan pengalaman yang disampaikan peserta sebagai bekal menghadapi dinamika organisasi di wilayah masing-masing.
Suasana semakin hangat saat memasuki sesi sharing dan refleksi. Dalam forum tersebut, para Komandan saling berbagi pengalaman selama mengikuti Diklatama, menyampaikan kesan dan pesan, mengevaluasi proses yang telah dilalui, hingga menguatkan komitmen untuk terus menjaga semangat perjuangan yang telah dibangun. Momen ini menjadi pengingat bahwa seorang Komandan tidak hanya ditempa selama tiga hari pendidikan, tetapi juga dibentuk melalui proses belajar, kebersamaan, dan pengabdian yang berkelanjutan.
Melalui RTL 1 ini, DKAC CBP KPP Babat berharap semangat yang lahir dari Diklatama tidak berhenti sebagai kenangan, melainkan menjadi budaya yang terus hidup dalam setiap langkah pengabdian para Komandan. Dengan solidaritas yang semakin kuat dan komitmen yang terus dipupuk, Komandan Angkatan X diharapkan mampu menjadi kader pelopor, penggerak, serta garda terdepan dalam setiap gerakan Pelajar NU di Kecamatan Babat.

Kontributor: Muhammad Fahri Alfarizi
Editor: Aji Santoso
Foto: Muhammad Hamdan Rasyidin
Desainer: Michael Andi
