Pelantikan PAC IPNU-IPPNU Wonoayu, Kepengurusan Baru Siapkan Langkah Rekonstruktif, Adaptif, dan Kolaboratif

Sidoarjo, SiRekan
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Wonoayu resmi dilantik untuk masa khidmah 2026–2028 pada Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Wonoayu tersebut menjadi momentum awal kepengurusan baru dalam menata langkah organisasi dengan mengusung tema “Menata Langkah, Menguatkan Arah, Bersama dalam Khidmah”.

Ketua PAC IPNU Wonoayu, Achmad Isa Al Firdausi, menyampaikan bahwa kepengurusan masa khidmah 2026–2028 membawa semangat REAKTIF sebagai arah gerakan organisasi ke depan. REAKTIF merupakan akronim dari Rekonstruktif, Adaptif, dan Kolaboratif yang menjadi landasan untuk menghadirkan organisasi yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman.

“Melalui semangat REAKTIF ini, kami ingin membangun PAC IPNU-IPPNU Wonoayu yang mampu melakukan pembenahan organisasi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak. Organisasi tidak hanya bergerak di internal kader, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aspek rekonstruktif diwujudkan melalui penguatan struktur organisasi dengan fokus pada pendirian ranting IPNU-IPPNU di wilayah Wonoayu. Sementara aspek adaptif diwujudkan melalui pengembangan digitalisasi organisasi melalui Sistem Informasi Wonoayu (Si Ayu), yang mencakup website organisasi, sistem kesekretariatan, hingga sistem keuangan.

Adapun aspek kolaboratif diwujudkan melalui sinergi dengan berbagai pihak. Sebelumnya, PAC IPNU-IPPNU Wonoayu telah berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo melalui program pengelolaan sampah pada April 2026, serta bersama BMT NU Wonoayu dalam pengembangan ekonomi kreatif melalui usaha Sabrin Tea.

Ke depan, kepengurusan baru menargetkan penguatan jaringan organisasi melalui pembentukan ranting baru. Dari total 23 ranting di wilayah Wonoayu, masa khidmah 2026–2028 menargetkan terbentuknya lebih dari 18 ranting aktif sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan pelayanan organisasi di tingkat desa.

Selain penguatan struktur organisasi, kepengurusan baru juga akan mendorong pengembangan program berbasis digital, peningkatan kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang mandiri dan berdaya guna.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Sekretaris PC IPNU-IPPNU Sidoarjo, Ketua MWCNU Wonoayu Ir. H. Anas Dimyati, perwakilan lembaga dan badan otonom Nahdlatul Ulama seperti LAZISNU Wonoayu, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Banser, serta perwakilan PAC IPNU-IPPNU Sukodono, Krembung, dan Tulangan.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri anggota Komisi B DPRD Sidoarjo H. Atok Ashari, perwakilan Danramil Wonoayu, para pembina, serta alumni PAC IPNU-IPPNU Wonoayu.

Melalui pelantikan ini, PAC IPNU-IPPNU Wonoayu masa khidmah 2026–2028 menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kaderisasi, menghadirkan inovasi organisasi, serta membangun kolaborasi agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pelajar dan masyarakat.

Kontributor: Ravi Aradea
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *