Wonoayu, SiRekan
Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Wonoayu resmi melaksanakan soft opening Sabrin Tea Cabang Karangpuri, Rabu (17/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya organisasi dalam mengembangkan ekonomi kreatif sekaligus mewujudkan kemandirian organisasi.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Raya Karangpuri, tepat di depan Masjid Baiturrohmah, tersebut dihadiri owner brand Sabrin Tea, penanggung jawab stand, pengurus PAC IPNU-IPPNU Wonoayu, serta karyawan Sabrin Tea Cabang Karangpuri. Acara ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya operasional usaha tersebut.
Ketua PAC IPNU Wonoayu, Achmad Isa Al Firdausi, menjelaskan bahwa kehadiran Sabrin Tea tidak hanya bertujuan membuka unit usaha baru, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan bagi kader.
“Melalui Sabrin Tea ini, kami ingin menunjukkan bahwa organisasi pelajar juga mampu bergerak dalam bidang ekonomi kreatif. Harapannya usaha ini dapat menjadi wadah belajar bagi kader, memberikan manfaat bagi organisasi, serta menjadi awal dari pengembangan berbagai inovasi usaha lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan usaha tersebut merupakan bagian dari visi PAC IPNU-IPPNU Wonoayu periode 2026–2028 untuk membangun organisasi yang mandiri dan kolaboratif. Selain menjadi sumber pendapatan organisasi, usaha ini juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan kader dalam bidang manajemen usaha dan pelayanan.
Dalam pengembangannya, PAC IPNU-IPPNU Wonoayu menggandeng BMT NU Wonoayu melalui program sosio bisnis. Bentuk kerja sama tersebut meliputi dukungan pembiayaan modal dan pendampingan usaha.
Kolaborasi tersebut dipilih karena BMT NU Wonoayu dinilai memiliki komitmen dalam mendukung penguatan ekonomi umat dan pemberdayaan masyarakat. Kerja sama ini sekaligus menjadi implementasi visi kolaboratif yang diusung PAC IPNU-IPPNU Wonoayu selama masa khidmat 2026–2028.
Melalui hadirnya Sabrin Tea Cabang Karangpuri, PAC IPNU-IPPNU Wonoayu berharap dapat membangun unit usaha yang berkelanjutan sekaligus menjadi contoh bahwa organisasi kepemudaan mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif di tengah masyarakat.
Kontributor: Ravi Aradea
Editor: Ikbar Zakariya
