SiRekan, Kabupaten Blitar
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Blitar meluncurkan buku Menjadi Pelajar Berdampak serta merilis lagu Berjuta dalam rangkaian kegiatan Pelantikan Pengurus PC IPNU IPPNU Kabupaten Blitar yang bertempat di Graha NU Blitar, pada Minggu (17/5/2026). Dua karya tersebut menjadi penanda tumbuhnya ruang kreativitas kader pelajar NU Kabupaten Blitar dalam bidang literasi dan seni.
Launching buku dan rilis lagu tersebut mendapat antusiasme dari kader dan tamu undangan yang hadir. Kehadiran karya itu menunjukkan bahwa proses kaderisasi di tubuh IPNU-IPPNU tidak hanya berjalan melalui forum dan pelatihan, tetapi juga mampu melahirkan karya nyata dari para kader.
Buku Menjadi Pelajar Berdampak merupakan buku antologi yang memuat kumpulan tulisan kader pelajar NU Kabupaten Blitar. Tulisan-tulisan tersebut lahir dari hasil pelatihan kepenulisan yang sebelumnya diselenggarakan oleh PC IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar.
Melalui buku tersebut, para kader menuangkan gagasan, keresahan, serta pandangan mereka terhadap lingkungan sosial melalui tulisan. Kehadiran buku itu sekaligus menjadi simbol tumbuhnya budaya literasi di kalangan pelajar NU Kabupaten Blitar.
Selain launching buku, kegiatan juga diramaikan dengan rilis lagu Berjuta yang resmi diluncurkan pukul 09.00 WIB. Lagu tersebut merupakan hasil kolaborasi kader IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar bersama Rekan Ahmad Fauzi, musisi pelajar NU Blitar yang dikenal dengan nama panggung Juang.
Ia menyampaikan bahwa lagu Berjuta lahir sebagai media penyampaian pesan dan refleksi bagi para pelajar melalui karya musik. Menurutnya, jaman dahulu para Wali-wali menerakan proses penyampaian nilai dan pengetahuan sering dilakukan melalui tetembangan atau lagu.
“Sedikit memahami bahwa zaman dahulu proses transfer pengetahuan itu lewat tetembangan. Hari ini, dengan adanya kemudahan digitalisasi, lagu Berjuta hadir untuk menyampaikan beberapa pesan lewat karya,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa lagu tersebut juga dihadirkan sebagai ruang healing bagi para pelajar di tengah berbagai persoalan sosial yang terjadi belakangan ini. Lahirnya lagu tersebut juga menjadi bentuk ruang ekspresi bagi kader yang memiliki minat dan bakat di bidang seni agar lebih berani berkarya dan bereksplorasi.
“Rilis lagu ini adalah wujud kebutuhan kader hari ini. Para pelajar yang memiliki potensi kadang kala kurang terekspos. Semoga ini menjadi contoh untuk rekan-rekanita agar lebih bereksplorasi. Punya minat dan bakat di bidang apa pun bisa direalisasikan di IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar,” ungkapnya.
Peluncuran buku dan lagu tersebut menjadi langkah PC IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar dalam membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan potensi kader, sekaligus menegaskan bahwa gerakan pelajar NU mampu hadir melalui karya yang dekat dengan dunia pelajar masa kini.
Kontributor: Nanda Saniaroh
Editor: Aji Santoso
Foto: PC IPNU IPPNU Kabupaten Blitar
