Sukoharjo, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sukoharjo menggelar Seminar dengan tema “Santun Di dunia Maya, beradap di dunia nyata” di Pondok Pesantren Roudhotul Ma’arif, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah Ahad (11/01/26).
Acara ini merupakan serangkaian Konfercab sebagai upaya pengenalan identitas kader terhadap bullying di lingkungan setempat. Hal ini juga diutarakan oleh Rekanita Mila selaku ketua PC IPPNU Sukoharjo mengatakan
“Acara ini sangat penting untuk kita semua sebagai rasa prihatin kasus-kasus Bullying di lingkungan baik sekolah, universitas, keluarga, masyarakat sekitar dan IPNU-IPPNU,” ujarnya.
Perkataan ini juga disanggah oleh Galih Fajar Fadhilah selaku pemateri mengatakan “Pengaruh Bullying itu ada beberapa faktor yang perlu kita perhatikan salah satunya yakni Lingkungan setempat,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa menormalisasi sedih, marah itu hal yang wajar. Dan kita harus menerima. “Dan pelaku Bullying itu juga harus ada konsekuensinya,” tambahnya.
Acara ini juga menjadi sangat penting untuk refleksi kader PAC IPNU-IPPNU Se-Sukoharjo agar lebih berhati-hati dalam tindakan maupun perkataan. Dihadiri Ketua PAC dan Pengurus maupun anggota Se-Sukoharjo.
Kontributor: Ahmad Zuhdy Alkhariri
Editor: Achmad Subakti
