Harmonisasi Santri dan Budaya: PC IPNU IPPNU KLU Cetak Kader Militan Lewat Makesta Raya di Bumi Dayan Gunung

​Kabupaten Lombok Utara, SiRekan

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Lombok Utara (KLU) sukses menggelar agenda pengaderan akbar bertajuk Makesta Raya (Masa Kesetiaan Anggota).

Kegiatan yang dipusatkan di Yayasan Pondok Pesantren Bayyinul Ulum Santong ini mengusung tema besar: “Harmonisasi Santri dan Budaya: Membangun Karakter Kader Pelajar yang Militan di Bumi Dayan Gunung.” Tema ini dipilih sebagai upaya memperkuat identitas kader yang tidak hanya taat secara spiritual (santri), tetapi juga memiliki akar budaya yang kuat serta loyalitas tinggi terhadap organisasi dan bangsa.

Ketua PC IPNU KLU menegaskan bahwa Makesta Raya kali ini ingin menunjukkan bahwa menjadi kader NU berarti menjadi penjaga gawang tradisi lokal. Di tengah gempuran budaya asing, pelajar NU di Lombok Utara diharapkan mampu menjadi filter yang cerdas.

​”Kami ingin mencetak kader yang militan. Militansi itu tumbuh dari rasa cinta; cinta pada agama, cinta pada organisasi, dan cinta pada tanah kelahiran kita, Bumi Dayan Gunung. Harmonisasi budaya dan nilai santri adalah kunci agar pelajar tidak kehilangan jati dirinya,” ujarnya.

Dalam orasi organisasinya, Ketua PW IPNU NTB menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PC IPNU IPPNU KLU yang konsisten melakukan pengaderan meski belum di lantik. Ia menekankan bahwa Makesta bukan sekadar syarat administrasi, melainkan proses “hijrah” menjadi bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Beliau juga menambahkan bahwa kader IPNU harus menjadi pelopor peradaban di era digital dengan menguasai teknologi tanpa meninggalkan akhlakul karimah sebagai santri.

Dengan terlaksananya Makesta Raya ini, PC IPNU IPPNU KLU optimis akan lahir wajah-wajah baru yang siap mengawal nafas perjuangan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Lombok Utara, menjaga harmoni antara ritus keagamaan dan kearifan lokal yang ada di lereng Gunung Rinjani tersebut.

Kontributor: Lalu Ferdi Alamsyah
Editor: Aji Santoso
Foto: PC IPNU IPPNU KLU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *