Berita
PAC IPNU-IPPNU Kangkung Kendal Gelar Lakmud, Cetak Kader Militan dan Berintegritas
Kendal, SiRekan
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, menggelar Latihan Kader Muda (Lakmud) pada Jumat-Ahad (30/10–1/11/2026). Kegiatan kaderisasi tingkat kedua setelah Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) ini dipusatkan di SD Negeri 03 Jungsemi, Kecamatan Kangkung.
Mengusung tema “Ngahiji, Ngawani, Ngajadi” yang berarti bersatu, berani, dan menjadi, kegiatan ini bertujuan mencetak kader yang memahami ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah serta siap menjadi pemimpin di tingkat pimpinan ranting dan pimpinan komisariat.
Ketua PAC IPNU Kangkung, Masyrofie Ahmad Farhan, menjelaskan bahwa pemilihan tema tersebut memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan proses pembentukan kader.
“Ngahiji bermakna kita harus bersatu dalam satu barisan, satu tujuan sebagai pelajar NU. Ngawani bermakna berani mengambil peran dan tanggung jawab di tengah tantangan zaman. Dan puncaknya adalah Ngajadi, menjadi kader yang sesungguhnya, yang siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan organisasi,” jelasnya.
Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kangkung, M. Rosyidin, S.Pd., dalam pembukaan kegiatan menyampaikan dukungan terhadap kegiatan kaderisasi yang diselenggarakan badan otonom NU di Kecamatan Kangkung.
“Saya mewakili MWCNU Kangkung mendukung penuh kegiatan apa pun yang dilaksanakan oleh seluruh banom MWCNU Kangkung, apalagi untuk pengaderan NU. Harapan saya selaku Ketua Tanfidziyah MWCNU Kangkung, pengaderan ini dapat membentuk karakter yang berakhlakul karimah dan mempunyai adab terhadap para ulama dan masyayikh Nahdlatul Ulama, serta mencetak kader untuk generasi penerus Nahdlatul Ulama yang akan datang,” ujarnya.
Lakmud kali ini diikuti 26 peserta yang berasal dari Pimpinan Ranting dan Pimpinan Komisariat di lingkungan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Kangkung. Sejumlah PAC dari luar Kecamatan Kangkung juga turut mendelegasikan anggotanya untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Kendal, alumni dan pembina PAC IPNU-IPPNU Kangkung, serta pengurus MWCNU Kangkung. Mereka juga terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk memberikan materi kepada para peserta.
Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi Ke-NU-an, Ke-IPNU-IPPNU-an, Ke-Aswaja-an, kepemimpinan, manajemen organisasi, jejaring, teknik diskusi dan persidangan, studi gender, manajemen konflik, tradisi amaliyah NU, serta komunikasi dan kerja sama tim.
Metode pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD), kegiatan luar ruang (outbound), dan sidang komisi. Berbagai metode tersebut diterapkan untuk melatih kepekaan sosial, kemampuan berdiskusi, serta kerja sama antarpeserta.
Kegiatan ditutup pada Ahad siang (1/11/2026) melalui upacara penutupan dan pembaiatan kader baru. Peserta yang dinyatakan lulus secara resmi menjadi kader muda IPNU-IPPNU dan diharapkan mampu menjadi motor penggerak dakwah pelajar NU di Kecamatan Kangkung dan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, PAC IPNU-IPPNU Kangkung berharap estafet perjuangan pelajar NU terus berlanjut dengan lahirnya kader-kader yang mampu mengamalkan nilai-nilai dalam tema kegiatan, yakni bersatu, berani mengambil peran, dan menjadi kader yang siap mengabdi.
Kontributor: Aji Muhammad Rifqi
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply