Batang Hari, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dari empat daerah di Provinsi Jambi resmi dilantik secara serentak pada Sabtu (27/9/2026). Empat kepengurusan yang dilantik meliputi PC IPNU-IPPNU Kabupaten Batang Hari, Tanjung Jabung Timur, Kota Jambi, dan Muaro Jambi.
Pelantikan berlangsung di Aula Pola Besar Kantor Bupati Batang Hari mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Mengusung tema Konsolidasi Pelajar NU untuk Penguatan Organisasi dan Peradaban Bangsa, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan komitmen pelajar NU dalam membangun kaderisasi yang solid, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi peradaban bangsa.
Prosesi pembacaan ikrar pelantikan dipimpin langsung oleh Pimpinan Wilayah (PW) IPNU-IPPNU Provinsi Jambi. Suasana khidmat itu turut disaksikan jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Batang Hari, badan otonom (Banom) NU, Forkopimda, Polres Batang Hari, Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari H. Bustomi, S.Ag., M.Pd.I, Ketua Majelis Alumni IPNU, Ketua Pembina IPNU, serta seluruh organisasi kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Batang Hari.
Ketua PC IPNU Kabupaten Batang Hari, Wanda Rizki Romadhon, dalam sambutan perdananya menegaskan bahwa jabatan di organisasi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Jabatan ini bukan kebanggaan, ini amanah. Ingatlah hadits Kullukum Ra’in wa Kullukum Mas’ulun ‘an Ra’iyyatihi. Setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban di sisi Allah SWT. Maka mari kita bekerja bukan karena ingin dipuji, tapi karena ibadah,” tegas Wanda.
Sementara itu, Ketua PC IPPNU Kabupaten Batang Hari, Citra Silvia Anggraini, menekankan pentingnya membangun kemandirian sekaligus semangat saling membantu di dalam organisasi.
“Karena, dalam organisasi butuh tim yang saling membantu,” ujarnya.
Majelis Alumni IPNU, Kaspun Nazir, S.Hum., M.Hum., mengingatkan bahwa keberlangsungan organisasi sangat bergantung pada kedisiplinan dan komunikasi antarkader.
“Saya berpesan kepada seluruh kader dan pengurus yang baru dilantik, kuncinya hanya dua: disiplin dan bangun komunikasi dengan baik. Tanpa disiplin, organisasi akan berantakan. Tanpa komunikasi, organisasi akan pecah. Jaga dua hal itu,” pesannya.
Senada dengan itu, Ketua Pembina IPNU, Senior Reza Fahlevi, SH, mengingatkan bahwa jabatan bersifat sementara sehingga harus dimanfaatkan untuk menghadirkan kemanfaatan.
“Jabatan yang diemban ini tidak selamanya. Hari ini kita dilantik, besok kita akan demisioner. Maka manfaatkan jabatan ini dengan sebaik-baiknya untuk berbuat baik dan menebar manfaat selagi ada waktu,” ujarnya yang disambut tepuk tangan para kader.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari, H. Bustomi, S.Ag., M.Pd.I., berharap IPNU-IPPNU mampu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
“Saya bangga dengan IPNU. Saya berharap kader IPNU harus berguna bagi masyarakat. Jadilah pelajar yang tidak hanya pintar mengaji, tapi juga hadir membantu masyarakat di desa-desa. Itulah ciri khas pelajar NU,” katanya.
Pelantikan serentak tersebut ditutup dengan pembacaan ikrar pelajar NU dan doa bersama sebagai ikhtiar untuk kemajuan IPNU-IPPNU di Provinsi Jambi.
Kontributor: Rafi Zuhri
Editor: Achmad Subakti
