Rapat Triwulan II PAC IPNU-IPPNU Bungah Teguhkan Komitmen Kaderisasi dan Penguatan Organisasi

Gresik, SiRekan
Senja mulai meredup di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Di Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Bungah, puluhan kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Bungah berkumpul dalam Rapat Triwulan II Masa Khidmat 2026–2028, Rabu Wage (5/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 21.45 WIB itu menjadi forum evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi untuk meninjau capaian program kerja selama tiga bulan terakhir dan menyusun langkah strategis pada triwulan berikutnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, serta Mars IPNU-IPPNU. Lagu-lagu tersebut menggema di seluruh ruangan sebagai peneguhan semangat keislaman, kebangsaan, dan pengabdian yang menjadi ruh gerakan pelajar Nahdlatul Ulama.

Ketua PAC IPNU Bungah, Rekan Fadllu Ainul Izzi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang telah mengabdikan tenaga dan pikirannya dalam menjalankan roda organisasi selama enam bulan terakhir.

Menurutnya, berbagai capaian yang berhasil diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh pengurus. Namun, evaluasi tetap diperlukan agar organisasi mampu terus berkembang dan menjawab tantangan yang dihadapi.

“Evaluasi bukan untuk mencari siapa yang salah, tetapi menjadi ruang belajar bersama agar setiap kekurangan dapat diperbaiki dan setiap keberhasilan dapat ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh departemen untuk menjadikan tiga bulan ke depan sebagai momentum penguatan organisasi, khususnya melalui intensifikasi turba ke ranting dan komisariat agar kaderisasi semakin hidup di tingkat akar rumput.

Selain itu, Fadllu menekankan pentingnya penataan administrasi melalui Website Kopiah sebagai upaya membangun tata kelola organisasi yang lebih tertib, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Memasuki agenda inti, setiap departemen dan lembaga memaparkan laporan pelaksanaan program Triwulan II. Presentasi diawali oleh Departemen Kaderisasi, kemudian dilanjutkan Departemen Seni dan Olahraga, Lembaga Konseling Pelajar, Departemen Dakwah dan Sosial Kemasyarakatan, Lembaga CBP-KPP, Departemen Media dan Digitalisasi Organisasi/Lembaga Pers dan Penerbitan, Departemen Jaringan Sekolah, Madrasah, dan Pondok Pesantren, Lembaga Ekonomi Kreatif, Departemen Pengembangan Organisasi, hingga laporan Badan Pengurus Harian.

Forum berlangsung dinamis. Berbagai program yang telah terlaksana mendapat apresiasi, sementara sejumlah kendala dibahas secara terbuka melalui kritik, saran, dan masukan yang konstruktif. Suasana diskusi mencerminkan semangat musyawarah dan rasa memiliki yang kuat di antara para pengurus.

Di sela-sela agenda evaluasi, panitia turut menggelar berbagai perlombaan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh peserta dibagi menjadi tujuh kelompok dan mengikuti sejumlah permainan, seperti memasukkan paku ke dalam botol, mengambil gelas secara berkelompok, serta estafet balon.

Keceriaan pun mewarnai jalannya kegiatan. Tawa dan sorak para peserta mencairkan suasana setelah forum evaluasi yang berlangsung cukup panjang. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa organisasi tidak hanya dibangun melalui program kerja dan rapat, tetapi juga melalui kebersamaan, kekompakan, dan persaudaraan antarkader.

Rapat Triwulan II kemudian ditutup dengan penyampaian rekomendasi hasil evaluasi sebagai pedoman pelaksanaan program pada triwulan berikutnya. Seluruh peserta membawa pulang catatan, gagasan, sekaligus semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada organisasi.

Bagi PAC IPNU-IPPNU Bungah, rapat triwulan bukan sekadar agenda administratif. Forum ini menjadi ruang refleksi untuk memperkuat komitmen kaderisasi, membangun budaya evaluasi, dan memastikan setiap langkah organisasi tetap berjalan sesuai visi perjuangan pelajar Nahdlatul Ulama.

Semangat “Bungah Jaya” yang dikumandangkan pada penghujung acara pun menjadi penegasan tekad seluruh kader untuk terus belajar, berbenah, dan mengabdi demi kemajuan organisasi, Nahdlatul Ulama, serta bangsa Indonesia.

Kontributor: Ahmad Mubarok
Editor: Achmad Subakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *