Purworejo, SiRekan
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Gebang bekerja sama dengan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MA Al Iman Bulus sukses menyelenggarakan Latihan Kader Muda (Lakmud) 2026. Kaderisasi tingkat menengah yang untuk ketiga kalinya digelar tersebut berlangsung selama empat hari, Selasa–Jumat (7–10/7/2026), di kompleks Ma’had Aly Al Iman Bulus, Purworejo.
Lakmud diikuti santri MA Al Iman Bulus yang telah dinyatakan lolos tahap screening. Seluruh peserta sebelumnya telah mengikuti Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) saat menempuh pendidikan di MTs, sehingga Lakmud menjadi jenjang kaderisasi lanjutan untuk mempersiapkan kader yang lebih matang dalam kepemimpinan dan pengelolaan organisasi.
Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars IPNU-IPPNU, dan Yalal Wathan. Pembukaan dihadiri jajaran pimpinan MA Al Iman Bulus, Ketua PC IPNU-IPPNU Kabupaten Purworejo, Ketua PAC IPNU-IPPNU Gebang, perwakilan PR IPNU-IPPNU Desa Bulus, serta para demisioner PK IPNU MA Al Iman Bulus.
Dalam sambutannya, Wakil Kepala Bidang Kurikulum MA Al Iman Bulus, Saefulloh, menegaskan bahwa keaktifan di organisasi harus berjalan seiring dengan prestasi akademik.
“Aktif di IPNU-IPPNU tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan prestasi belajar. Justru melalui organisasi, semangat belajar harus semakin meningkat karena banyak pelajaran berharga yang tidak diperoleh di ruang kelas,” ujarnya.

Sebagai tanda dimulainya Lakmud, dilakukan penyematan tanda peserta secara simbolis sebelum seluruh peserta diserahkan kepada tim instruktur dan pelatih dari PC IPNU Kabupaten Purworejo.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi kaderisasi yang mencakup Ke-IPNU-IPPNU-an II, Ke-NU-an II, kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi, hingga pengembangan kapasitas kader. Seluruh materi disampaikan melalui metode ceramah, seminar, diskusi kelompok, Focus Group Discussion (FGD), serta praktik yang dilengkapi dengan pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta.
Selain penguatan intelektual, Lakmud juga menitikberatkan pembinaan spiritual. Seluruh peserta mengikuti salat berjamaah, mengaji, tadarus Al-Qur’an, musyawarah malam, serta pengajian kitab sebagai bagian dari kehidupan pesantren yang tetap berjalan selama pelaksanaan kaderisasi.
Hari terakhir menjadi puncak kegiatan melalui prosesi pengukuhan kader muda yang dipimpin Ketua PC IPPNU Kabupaten Purworejo, Deby Saktiyani. Prosesi berlangsung khidmat dengan pembacaan ikrar kader, penandatanganan janji kader di atas kain mori, penghormatan terhadap bendera Merah Putih, IPNU-IPPNU, dan Nahdlatul Ulama, serta penyiraman air bunga sebagai simbol penyucian niat dalam berkhidmat kepada organisasi.
Pembina PK IPNU-IPPNU MA Al Iman Bulus, Nurrahmad, mengingatkan para kader muda agar menjaga komitmen yang telah diikrarkan dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Kader muda harus mampu menjaga tradisi yang telah dibangun di Pondok Pesantren Al Iman Bulus. Jadilah penggerak perubahan secara bertahap, tidak perlu tergesa-gesa, tetapi dilakukan dengan istiqamah dan berkelanjutan,” pesannya.
Melalui Lakmud 2026, PAC IPNU-IPPNU Gebang bersama PK IPNU-IPPNU MA Al Iman Bulus berharap lahir kader-kader muda yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan, tetapi juga mampu memadukan nilai-nilai kepesantrenan dengan semangat organisasi sehingga siap menjadi agen perubahan bagi madrasah, masyarakat, dan Nahdlatul Ulama.
Kontributor: Arfien Febbrianto, Muhammad Wildan Tasykuri
Editor: Achmad Subakti
