Lombok Timur, SiRekan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Lombok Timur sukses menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Raya yang diikuti sekitar 150 pelajar, santri, dan mahasiswa. Kegiatan kaderisasi ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Jami’atul Mukmin, Paok Pampang, Sukamulya pada 6-9 Februari 2026.
Makesta Raya menjadi momentum penting bagi PC IPNU dalam memperkuat basis kader pelajar NU di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Mengusung tema “Mentransformasi Anggota Menjadi Pribadi yang Setia dan Teguh Pendirian dalam Mengemban Amanah Perjuangan,” kegiatan ini diarahkan untuk membentuk karakter kader yang berintegritas, militan, serta berkomitmen terhadap nilai-nilai ke-NU-an, keislaman, dan kebangsaan.
Ketua PC IPNU Lombok Timur, Asraful Habib, menyampaikan bahwa Makesta bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan proses pembentukan karakter dan komitmen kader pelajar. Menurutnya, kaderisasi menjadi fondasi utama dalam menyiapkan generasi penerus NU yang tangguh.
“Makesta adalah pintu masuk kaderisasi. Dari sinilah lahir kader pelajar yang tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, pesantren, kampus, dan masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi dasar, mulai dari ke-IPNU-an, Aswaja An-Nahdliyah, hingga penguatan karakter, kepemimpinan, dan keorganisasian pelajar. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan interaktif, dengan partisipasi aktif dari para peserta.
Pihak Pondok Pesantren Jami’atul Mukmin, Ustadz Zulkarnaen, M.Pd., turut menyambut baik pelaksanaan Makesta Raya tersebut. Ia berharap kegiatan kaderisasi ini mampu melahirkan pelajar yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Melalui Makesta Raya ini, PC IPNU Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus menguatkan kaderisasi sebagai pondasi gerakan pelajar NU yang berilmu, berakhlak, dan siap berkhidmah bagi agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.
Kontributor: Asraful Habib
Editor: Achmad Subakti
