Ciamis, SiRekan
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cipaku menggelar kegiatan Silaturahmi dan Munggahan pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Poklahsar Bojongsari (Kampung Nila Kawali).
Kegiatan bertema “Sucikan Hati, Eratkan Silaturahmi, Sambut Ramadhan dengan Penuh Kesiapan Diri” ini menjadi momentum kebersamaan pelajar Nahdlatul Ulama dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan kesiapan spiritual, baik secara pribadi maupun organisasi.
Acara diawali dengan tawasul kepada para muassis Nahdlatul Ulama dan para sesepuh se-Kecamatan Cipaku sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan pendahulu. Suasana khidmat semakin terasa dengan pembacaan Shalawat Rahmat sebanyak 200 kali yang diikuti seluruh peserta dengan penuh kekhusyukan.
Ketua PAC IPNU Cipaku, Fajar Riansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah lahiriah, tetapi juga proses penyucian jiwa dan penguatan komitmen kader.
“Ramadhan adalah madrasah ruhaniyah. Jika kita masuk dengan hati yang bersih dan niat yang lurus, insyaallah kita keluar sebagai pribadi yang lebih matang dan bertanggung jawab. IPNU–IPPNU harus menjadi pelopor kebaikan di kalangan pelajar, menghadirkan keteladanan dalam akhlak, disiplin, dan gerakan nyata,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh kader menjadikan munggahan sebagai momen muhasabah, memperbaiki niat, memperkuat loyalitas organisasi, serta menata kembali orientasi perjuangan agar tetap berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.
Sementara itu, Ketua PAC IPPNU Cipaku, Ane Giselawati, menyampaikan bahwa silaturahmi merupakan fondasi utama kekuatan organisasi. Menurutnya, soliditas kader lahir dari rasa saling memiliki dan saling menguatkan.
“Kita menyambut Ramadhan dengan hati yang saling memaafkan dan tekad untuk tumbuh bersama. Semoga bulan suci ini menjadi ruang pembentukan karakter—melatih kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial—sehingga lahir kader pelajar NU yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara spiritual,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi partisipatif. Para peserta menyampaikan gagasan, harapan, serta refleksi terkait persiapan Ramadhan dan arah gerak organisasi ke depan.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekeluargaan antar kader. Momentum tersebut menjadi penegas bahwa ukhuwah tidak hanya terbangun dalam forum formal, tetapi juga melalui kebersamaan sederhana yang penuh makna.
Melalui kegiatan ini, PAC IPNU–IPPNU Kecamatan Cipaku berharap semangat ukhuwah, spiritualitas, dan kesiapan diri dalam menyambut Ramadhan terus terjaga serta menjadi energi positif bagi gerakan pelajar NU di wilayah setempat.
Kontributor: Fajar Riansyah
Editor: Achmad Subakti
